indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Selasa, 24 November 2015

Bandar Udara Rendani - Manokwari Papua Barat

Selasa, 24 November 2015


Bandar Udara Rendani Kode IATA: MKW – ICAO: WASR adalah bandar udara yang terletak di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Bandar udara ini memiliki ukuran landasan pacu 2.000 x 45 m. Jarak dari kota Manokwari sekitar 3 km. Tahun depan landasan pacu di bandar udara ini akan di perpanjang menjadi 2,115 by 45 metres (6,939 × 148 ft), lebar 45 meter. Bandar Udara Rendani adalah salah satu dari bandar udara di Indonesia yang telah ada sejak masa pemerintahan Hindia Belanda. Transportasi darat dalam kota dari dan menuju Bandar Udara Rendani dilayani oleh taksi khusus bandara, kendaraan pribadi, mobil kendaraan sewaan (rental car), kendaraan antar jemput yang disediakan oleh pihak hotel, dan ojek (motor berpenumpang berbayar). Tarif dari dan menuju Bandara Rendani sangat bervariasi, biasanya berkisar antara Rp. 15.000-an (tarif ojek) hingga Rp. 150.000-an (tarif taksi bandara).

Era Hindia Belanda
Lapangan Terbang Rendani menjadi salah satu destinasi penerbangan berjadwal bagi maskapai Nederland Nieuw Guinea Luchvaart Maatschappij (NNGLM)"De Kroonduif" yang menyelenggarakan penerbangan berjadwal antara Hollandia/Kota Jayapura, Biak, Manokwari, Sorong, Merauke, dan Jayawijaya dengan pesawat DC-3 yang berpusat penyebaran di Biak yang sudah menjadi lapangan terbang skala internasional era tahun 1950.

NGGPM (Nederlands Niew Guinea Petroleum Maatschappij) yang merupakan konsorsium dari Perusahaan minyak Shell, Texaco, dan Standard Oil dibentuk untuk mendapatkan konsesi eksplorasi tambang minyak melalui jalur udara sebab merupakan satu-satunya jalur mengingat kondisi alamnya. Untuk melakukan pemetaan udara maskapai Hindia Belanda KNILM di datangkan dengan kontrak untuk konsesi, armada yang digunakan oleh KNILM adalah de Havilland DH-89 Dragon Rapide pada tahun 1935 yang sekaligus menjadi pesawat komersil/charter pertama di wilayah Papua, NNGPM membangun lapangan terbang Babo yang terletak di Teluk Bintuni sebagai base untuk tugas ini

Maskapai penerbangan De Kroonduif dan Koniklijk Luchvaart Maatschappij (KLM) kemudian mengisi untuk penerbangan internasional dari Biak. Pada masa itu juga maskapai Mission Aviation Fellowship (MAF) dalam penerbangan misi protestan dan penerbangan yang diselenggarakan oleh misi Katholik yang bernama Associated Mission Aviation (AMA) melayani penerbangan ke pos-pos penginjilan di daerah pedalaman.


Maskapai penerbangan dan tujuan

Dalam operasi harian, saat ini bandara ini melayani 2-4 pesawat (Boeing 737 Classic/B732/B733/B735) dengan frekuensi bervariasi setiap bulannya, beberapa pesawat Beechcraft 1900, pesawat ATR 72, pesawat Dornier 328, pesawat Cessna 208 Caravan, pesawat Bombardier CRJ1000, dll. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia melakukan penerbangan perdana dari Makassar ke Manokwari, Kamis 21 November 2013. Pendaratan perdana di Bandar Udara Rendani, Manokwari, disambut dengan prosesi adat warga setempat. Penerbangan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 03.00 WITA dan tiba di Bandar Udara Dominique Edward Osok Sorong pukul 06.15 WIT, kemudian penerbangan baru dilanjutkan ke Bandara Rendani pukul 07.45 WIT dan tiba di Manokwari pukul 08.30 WIT, disambut oleh Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus Atururi.

Sumber Terkait : Wikipedia
Kembali : Bandara




















BANDARA PAPUA


Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Travelling Kita

Comments
0 Comments
 
Copyright ©2015 - 2020 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA