indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Kamis, 24 September 2015

Flora dan Fauna Khas Bengkulu

Kamis, 24 September 2015

Print Friendly and PDF
Flora dan fauna khas provinsi Bengkulu adalah sepasang tumbuhan dan hewan yang oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu ditetapkan sebagai flora dan fauna identitas provinsi tersebut. Masing-masing provinsi di Indonesia memang memiliki tumbuhan dan hewan khas tersendiri sebagai maskot dan identitasnya. Demikian juga dengan provinsi Lampung. Adapun bagi provinsi Bengkulu, tumbuhan dan hewan khas yang dipilih dan ditetapkan sebagai maskot dan identitas adalah Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum) dan Beruang Madu (Helarctos malayanus). Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum) ditetapkan sebagai flora identitas provinsi Bengkulu, sedangkan Beruang Madu (Helarctos malayanus) sebagai fauna identitas.


Bunga Bangkai Flora Khas Bengkulu 


Provinsi Bengkulu memilih dan menetapkan Bunga Bangkai sebagai tumbuhan khas atau flora identitas provinsi. Bunga Bangkai atau Suweg Raksasa merupakan tumbuhan dari famili Araceae (talas-talasan). Nama latin bunga ini adalah Amorphophallus titanum(Becc.) Becc., dengan nama sinonim Amorphophallus selebicus Nakai dan Conophallus titanum Becc. 

Tumbuhan yang merupakan tumbuhan endemik Sumatera ini dikenak sebagai tumbuhan khas yang memiliki ukuran raksasa dan baunya yang busuk. Bersama dengan kerabat dekatnya, Amorphophallus gigas (Amorphophallus Raksasa Sumatera) dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Bunga Bangkai, Suweg Raksasa, atau Titan Arum berwarna krem pada bagian luar dan pada bagian yang menjulang. Mahkota bunganya berwarna merah keunguan. Saat mekar bentuknya terlihat seperti terompet. Tinggi bunga bangkai saat mekar sempurna bisa mencapai sekitar 4 m dengan diameter sekitar 1,5 m.
Klasifikasi Ilmiah Bunga Bangkai : 
Kerajaan : Plantae. Divisi : Magnoliophyta. Kelas : Liliopsida. Ordo : Alismatales. Famili : Araceae. Genus : Amorphophallus. Spesies :Amorphophallus titanum (Becc.) Becc.

Beruang Madu Fauna Khas Bengkulu


Mendampingi Bunga Bangkai, provinsi Bengkulu menetapkan Beruang Madu sebagai hewan khas atau Fauna Identitas provinsinya. Meskipun hewan dari famili Ursidae ini bukan hewan endemik Indonesia, namun dengan habitat alaminya di pulau Sumatera dan Kalimantan wajar jika kemudian masyarakat Bengkulu menasbihkannya sebagai maskot provinsi Bengkulu. Di Kalimantan, binatang inipun menjadi maskot kota Balikpapan.

Nama latin hewan ini adalah Helarctos malayanus (Raffles, 1821) yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Malayan Sun Bear atau Sun Bear. Dibandingkan dengan jenis beruang lain di dunia, Beruang Madu memiliki ukuran tubuh paling kecil. Panjang tubuh sekitar 1,4 meter dengan berat antara 50-65 kg. Beruang madu memiliki bulu yang hampir seluruhnya berwarna hitam dengan pola khas berbentuk “V” berwarna keputihan atau kuning di dadanya.

Klasifikasi Ilmiah Beruang Madu. 
Kerajaan: Animalia. Filum: Chordata. Kelas: Mammalia. Ordo: Carnivora. Famili: Ursidae. Genus: Helarctos. Spesies: Helarctos malayanus (Raffles, 1821)


FLORA FAUNA INDONESIA

ENSIKLOPEDI LAINNYA


Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Travelling Kita

Comments
0 Comments
 
Copyright ©2015 - 2020 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA