indonesaEnglish

GIIIPPPPPPPPPPPP

Kamis, 19 April 2018

Chick’O Farm - Resto Ayam Kekinian Ala Wings Stop - Rekomendasi Madiun

Kamis, 19 April 2018


CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Chick’O Farm -
Resto Ayam Kekinian Ala Wings Stop
- Rekomendasi Madiun
Rekomendasi Makan
Ayam Kekinian Enak
Dengan Harga Bersahabat !
*****
Penulis


Nggak bisa dipungkri,

Trend Makan Ayam Kekinian di Kota Besar Indonesia,

Kini secara perlahan juga merambah di Kota Madiun.

Tercatat,

Beberapa Resto Ayam Kekinian, yang menghadirkan Bumbu Berbeda, pada Ayamnya dengan Campuran Keju, Mozarela, hingga Kombinasi Bumbu Korea, Madu, dan Wijen juga hadir di Kota Ini.


Resto Waralaba "KFC" menghadirkan Ayam Keju 
Sebagai Menu Ayam Kekiniannya !

Bahkan Resto Waralaba (Franchise), yang sudah punya Nama Besar, seperti Kentucky Fried Chicken (KFC),

Tak mau ketinggalan untuk menghadirkan Sensasi Ayam Kekinian pada Salah Satu Menunya.


A post shared by Pangki Pangluar (@pangluar) on

Sensasi Makan Ayam Kekinian  Keju
Berbalut Sambal Korek, Sambal Tradisional Khas Indonesia
At Resto Si Ayam Jago - Madiun

Di Lain Tempat,

Ada juga, yang menyajikannya dengan Kombinasi Keju Meleleh (Melting), namun tetap berbalut dengan Nuansa Bumbu Tradisional Khas Indonesia.

Saat ini di Kota Madiun punya :

Chicken Crush, Unicorn Wings, Si Ayam Jago, dan yang terakhir ChickO Farm sebagai Pelopor Resto Ayam Kekinian di Kota Madiun.




















Berikut Kami Hadirkan
Chick’O Farm -
Resto Ayam Kekinian Ala Wings Stop
- Rekomendasi Madiun

Perjalanan Kuliner Kota Madiun

Madiun Kota Pecel
At Patung Pecel
Via : https://fadhilahasna.weebly.com

Dalam berburu Kuliner Enak, dan Terbaik di Kota Madiun Zaman Now, memang tidaklah terlalu sulit !

Seiring bertambahnya Jumlah Kaum Pendatang, hingga Mahasiswa, yang menuntut Ilmu di Kota Pecel,

Ternyata juga mempengaruhi, bertambahnya Jumlah Fasilitas bagi Kaum Urban.

Termasuk hadirnya Beberapa Resto maupun Tempat Nongkrong Asyik, yang memang menganut Konsep Kekinian.

Entah itu dari Segi Tempat, maupun Menu Makanan, yang disajikan !

Di mana, Faktor itu, ternyata juga tidak dapat dipisahkan dengan Gaya Hidup Masyarakat Urban Era Kini.

Kota Madiun, memang bukan Kota Besar, seperti :

Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Makasar, Semarang maupun Yogyakarta.

Statusnya hanya sebagai Kota Menengah.

Atau Banyak Orang, yang menyebutnya :

Kota Kedua (Second City), yang berstatus sebagai Kotamadya.

Namun Soal Plesir Kuliner, dan Hal Incip Makanan Otentik,

Kota ini pastinya punya !

Dan bisa dikatakan Jumlahnya : Banyak !

Meski nggak semua Resto, maupun Tempat Nongkrong Asyik itu dapat bertahan,

Akan tetapi Bertumbuhnya Tempat Kuliner Baru di Kota Ini,

Seakan mengisyaratkan, bahwa :

Prospek Industri Kuliner di Kota Madiun Ke Depannya, dapat dipastikan akan dapat lebih berkembang lagi.





Bukti nyatanya, adalah : Gojek !

Aplikasi Made In Indonesia ini, berani melebarkan Usahanya di Kota Madiun.

Seperti Kita ketahui,

Aplikasi Gojek, selain dipergunakan untuk Antar Jemput Orang, juga terkenal dengan Fitur Pesan Antar Restonya, yang diberi nama Go Food.

Siapa, yang nggak pernah mempergunakan Aplikasi ini, untuk Pesan Makanan ?

Atau setidaknya tahu ?

Khusus Para Generasi Milenialis Masyarakat Kota Madiun Zaman Now, Aplikasi ini, pasti bikin bantu banget Gan !

Dan Manajemen Gojek, pastinya juga telah melakukan Survey, dan Riset Pasar.

Mengapa Kota Madiun Sekitar terpilih sebagai Tempat Ekspansi Aplikasi Jasa Berbasis Online ini, untuk mengembangkan Usahanya di Kota Madiun.

Alasannya : Tepat !

Pada Zaman Now,

Kota ini cukup ditumbuhi oleh Resto, Kafe, hingga Tempat Nongkrong Asyik Terbaik, yang jumlahnya makin banyak dari Hari ke Hari.


Thank's Babang Gojek !
Pesanan Tahu Bulatnya Dah Nyampe !

Lagipula jarak antara Tempat Kuliner satu dengan lainnya tidak terlalu jauh.

Sehingga Mobilisasi, dan Proses Pesan Antar Makanan akan lebih cepat sampai, dan diharapkan cukup murah ke Tangan Pembeli.

Ya !

Madiun Zaman Now, dapat dikatakan sebagai :

Salah Satu Kota dengan Destinasi Kuliner Terbaik di Indonesia !




Berikut Kami Hadirkan
Chick’O Farm -
Resto Ayam Kekinian Ala Wings Stop
- Rekomendasi Madiun


At Chick’O Farm


Memasuki Resto Ayam Kekinian ChickO Farm, yang terletak di Jalan Serayu Kota Madiun, memang syarat dengan Unsur Konsep Minimalis pada Desainnya.

Unsur Kesederhanaan itu, nampak pada Ruang Dalam Resto.

Terdiri hanya dari Bangku, dan Meja Makan, Lampu Kekinian, Ruang Kasir, Tempat Pesan Makanan, hingga Bagian Dapur.



Lukisan Mural pada Sebagian Dinding Temboknya beserta Meja maupun Bangku Makan, hingga LED TV Gantung, yang dapat dipergunakan untuk menonton di Bagian Luar Teras Depannya seakan menandakan, bahwa :

Resto ini, terpisah menjadi Dua Ruang.

Ruang AC maupun Non AC, yang dapat dipergunakan untuk Area bagi Para Perokok (Smoking Area), dan Bukan Perokok (Non Smoking Area).



Taman Pot Vertikal, yang membentuk Kalimat “ChickO”, nama Resto ini pada Bagian Luar,

Sekali lagi mengisyaratkan dengan Keterbatasan Lahan, yang ada,

Resto ini, tetap memperhatikan Konsep Eco Green, and Living di Beberapa Tempatnya.

Ya !

Walaupun Tempat Makan ini, bukan Salah Satu, yang terbaik bagi Resto dengan Konsep Eco Green, and Living, dan Layak Instagram (Instagramable),

Akan tetapi tetap memperhatikan Hal Kekinian Itu !

Nampaknya, Beberapa Resto Baru Kekinian di Kota Madiun, mulai mengurangi Konsep Instagramable, yang terkenal detail, dan pastinya cukup berbiaya mahal.

Sebab, jika boleh jujur,

Resto maupun Tempat Nongkrong Asyik Instagramble memang sangat memperhatikan Detail hampir di Setiap Bagiannya.

Yang biasanya diperuntukan bagi Sarana Foto Selfie bagi Para Pengunjung maupun Pecinta Kuliner (Foodie), saat Mereka makan maupun nongkrong cantik di Tempat ini.

Detail pada setiap Ornamennya, biasanya dibutuhkan Biaya Operasional, yang cukup mahal.

Seperti : Penggunaan Lampu, yang terkadang berlebih, hingga Biaya Perawatan (Maintenance) pada Beberapa Interiornya.


Tempat Makan Kekinian Baru
At Platter Resto - Kota Madiun

Inilah, yang mendasari,

Beberapa Tempat Makan Kekikinian Baru di Kota Madiun, seperti : Platter, Chicken Crush, hingga ChickO Farm,

Secara Perlahan, mulai mengurangi Hal, yang berbau Instagramble,

Akan tetapi tetap memenuhi Hal itu !

Kekinian, dan Layak Instagram (Instagramable) !”

Sebab mau nggak mau,

Sebuah Tempat Kuliner, yang dijual Pertama Kali adalah : Rasa Menu Makanan, hingga Pelayanannya

Jika Menu Makanannya tidak nikmat, recommended, dan dinilai mahal,

Walaupun Tempat Makan itu memenuhi Konsep Tempat Nongrong Asyik,

Secara perlahan, dapat dipastikan akan mudah ditinggalkan oleh Para Pembelinya !

Punahnya Beberapa Tempat Nongkrong Asyik Layak Instagram (Instagramble) di Kota Madiun, adalah : Salah Satu Contohnya !

Tanpa Menu, yang Lezat, Nikmat, hingga Harga Bersahabat (Recommended),

Mereka tidak mampu mempertahankan Keberadaan (Eksistensinya),

Walaupun berformat sebagai Tempat Nongkrong Asyik Layak Instagram (Instagramble).

Sebab sekali lagi,

Layak Instagram (Instagramble) merupakan Pelengkap Arus Kekinian pada Sebuah Tempat Makan, yang menuntut akan Hal itu !

Akan tetapi Menu Recommended, dan Pelayanan Prima menjadi Ujung Tombak bagi Sebuah Tempat Makan agar mampu bertahan (Eksis).


Hadir Di Sekitar Daerah Kampus
Jalan Serayu - Taman, Kota Madiun



Untuk itulah ChickO Farm hadir demi memenuhi Kebutuhan Perut bagi Para Mahasiswa maupun Masyarakat di Sekitarnya,

Yang ingin makan Ayam Kekinian Enak, dan Harga Bersahabat !





Maklum !

Resto ini berada di Jalan Serayu - Taman Kota Madiun, yang terkenal sebagai Pusatnya Kampus dari Berbagai Perguruan Tinggi di Kota Ini.

Seperti :

Politeknik Negeri Madiun (PNM), Universitas Merdeka Madiun, hingga Stikes Bhakti Husada Mulia.

Jadi masalah Menu bagi Resto ini, memang harus disesuaikan dengan Perut, dan Kantong Para Mahasiswa sekitar, yang memang menjadi Target Konsumen Potensial.


Berbicara tentang Menunya,

Resto ini, ternyata menghadirkan Menu Ayam Kekinian sebagai Menu Utamanya.

Sedangkan Menu Pelengkap juga nggak jauh dai Seputar Junk Food, dan Ayam, seperti Kentang, dan Burger.

A post shared by Pangki Pangluar (@pangluar) on
Sekilas Menunya Mirip Wing's Stop
At Wing's Stop - AEON BSD City

Kami mengidentikan Resto ini, yang sekilas mirip dengan Resto Wings Stop.

Resto Ayam, yang berdiri di Garland, Texas sejak Tahun 1994.

Namun menjadi Terkenal di Indonesia,

Semenjak Belakangan, Resto Ini, membuka Beberapa Gerainya di Beberapa Kota Besar Indonesia.

Seperti :

Jakarta, Surabaya, maupun Bandung.



Cara Penyajiannya 11/12, Serupa Tapi Tak Sama !

Ada Ayam Bumbu Korea maupun Madu, yang disajikan bersama Wijen, hingga Ayam Berbalut Keju Leleh (Melting) sebagai Bumbunya.



Begitupula dengan Kentang Goreng (French Fries),

Yang sekali lagi, 

Selain Rasa Original, juga Ada, yang dikombinasikan dengan Keju maupun Mozarella Leleh (Melting).

Menu Ayam Unggulan, seperti Bagian Sayap (Wings) maupun Tanpa Tulang (Boneless), yang dikombinasikan dengan Saus Bumbu Korea, menjadi Andalannya.

Cukup menandakan bahwa Resto Ayam Ini memang Ala Wings Stop !

Di mana sebagian Menu Utamanya berasal dari Ayam.

Terutama pada Bagian Sayap, yang diberi Bumbu.

Begitupula dengan Minuman Teh, maupun Sejenisnya, yang memang bisa buat Kita untuk minum nambah (Refill), hanya dengan sekali bayar.

Kami seakan mengenang Moment Makan Ayam kembali, saat di Resto Wings Stop - AEON BSD City, beberapa waktu lalu.

Baik dari Segi Rasa, maupun Menu, yang tersedia.

Namun, dengan Harga, yang lebih Murah, dan Bersahabat !

Yang menjadi Perhatian adalah : Penyajiannya, yang cukup lama.


Proses Masaknya Kurang Cepet Gan !

Bayangkan !

Satu Kali pesan bisa memakan waktu lebih dari 15 Menit.

Sehingga memang perlu dipikirkan bagaimana Cara Menyajikan Menu Makanan ini agar lebih cepat, namun tetap di masak baruFresh From The Oven

Terlebih Pangsa Pasarnya, kebanyakan, adalah : Para Mahasiswa di Sekitar Jalan Serayu - Taman.

Di mana biasanya,

Mereka keluar Sejenak, saat Mata Kuliah Kosong, dan menyempatkan untuk makan di Tempat Ini !



Finally,

Kami memilih Paha Ayam Original Berbalut Keju, Ayam Sayap Berbumbu Korea, Kentang Berbalut Keju, dan 2 Es Teh Manis Refill dengan Total Harga Rp. 57.000,- , yang dibayarkan, ketika Itu.


Alamat :
Jalan Serayu - Depan Kantor Samsat Kota Madiun.

Kembali : ARTIKEL

Senin, 02 April 2018

GIANT INITIAL BLOOMBOX K.1 RP. 400.000 - BUKET, KADO, BONEKA - RUMAH BONEKA INDONESIA

Senin, 02 April 2018

RED WHITE FLOWER BLOOM K.1 RP. 250.000 - BUKET, KADO, BONEKA - RUMAH BONEKA INDONESIA

BLOOMBOX BEAR COUPLE K.1 RP. 290.000 - BUKET, KADO, BONEKA - RUMAH BONEKA INDONESIA

Cerita Tas Branded !

Via : https://janefinds.com

Cerita Tas Branded !
Penulis : Andrey Abad


Link : https://web.facebook.com/SunBoKong/posts/10214110703274962

Kapan hari saya nonton yucup tentang ular piton di Sumatera yang menurun jumlahnya gara-gara dibeli sama perusahaan fashion ternama seperti Hermes, Prada, dan mbuh lainnya. Ular piton dari pencari dihargai 300rb/ekor, sama pengepul dijual 1 jutaan. 1 ekor bisa dibikin jadi 2-3 tas. Jadi sekitar 350-500 ribuan/tas kalo dikira-kira.

Nah ini bagian ajaibnya, Hermes mau bikin koleksi tas kulit ular untuk musim semi tahun ini. Bikinnya cuman 15 biji. Pertama-tama dibikin 1 dulu buat dikasihin seleb yang udah dipilih buat jadi "pemancing." Tahun ini misalnya Hermes pilih Victoria Bekam.

"Victoria mau tas gratis nggak? Gantinya kami minta 5 potomu pake tas itu, oke?" Kalo Victoria mau, dia bisa ambil tas itu di tokonya Hermes yang di L.A. sambil sekalian poto. Sesuai perjanjian, Victoria dipoto fotografernya Hermes sendiri pas lagi (pura-puranya) keluar dari sana sambil nenteng tas barunya. Cekrek 1. Nanti lagi waktu anterin anak-anaknya sekolah, cekrek 2. Nanti lagi waktu ngopi bareng temen seleb lainnya, cekrek 3. Sampe 5 kali janjian dimana yang keliatannya natural, nggak dibuat-buat, dan yang penting tasnya keliatan.

Setelah itu dibikin kampanye di majalah, medsos, atau TV, buat siapa yang mau pre-order. Tas tangan ukuran 30x20cm itu dijual seharga 200 juta dan hanya dalam seminggu, ke-15 tas itu udah ada calon pembelinya. 3 dari 15 calon pembeli itu berasal dari Indonesia, 1 sosialita dan 2 istri pejabat. 9 pembeli lain dari China, 2 dari Singapura, 1 dari Arab.


Kenapa gak ada pembeli dari Eropa/US? Harga 200 juta untuk sebuah tas yang total material dan aksesorisnya paling mahal 5 juta? Siapa orang berpendidikan/waras yang mau beli? Emang siapa yang jahit tas 5 jutaan biar bisa dijual 200 juta? Obama? Putin? Bunda Teresa ?

Victoria Bekam memang udah kaya, tapi sebagian besar barangnya itu endorsement. Sama seperti Kim Kadarshian. Yang mereka jual ya imej selebritisnya. Lalu apa yang didapet pembelinya? Rasa bangga punya tas yang sama kaya Victoria dan Kim. Itu aja.

Semua barang mewah yang keliatannya dimiliki oleh sosialita dan seleb luar itu hanya pemancing. Trik marketing untuk menjual produk dengan melekatkannya pada imej seseorang. Gaya hidup orang kaya Asia memang paling mudah diekploitasi sama produsen produk-produk kelas atas Barat. Pembeli jam tangan milyaran pun orang-orang Asia. Makanya, sebenernya Barat sangat tergantung sama perekonomian Asia karena merekalah pembeli produknya. Orang Barat sendiri nggak mau beli produk mewahnya. Buat apa? "Buat apa saya memperkaya orang lain dengan membeli produknya dengan harga yang super konyol?" Kasarnya, karena orang kulit putih malas memperkaya orang kulit putih lainnya, mereka lebih baik menjual produknya ke orang bodoh (yang menderita inferiority complex kronis) yang mau. Mobil mewah lebih banyak di jalanan Dubai dari negaranya sendiri. Sultan Brunei memiliki kurang lebih 70 Rolls Royce dari 5000 mobil mewah lainnya (Google it!). Sosialita Asia memiliki koleksi tas mewah lebih banyak dari pabrik tasnya. Apakah itu berarti orang Asia lebih kaya dari orang Barat? Ya nggak, lebih bodoh iya.

Jadi rumusnya, kalo ada orang Barat menggunakan barang mewah, kemungkinan besar dia endorser, atau sedang promo barangnya sendiri.

Lalu 3 orang Indonesia yang dapet tas itu dengan bangga selalu memulai arisan dengan, "Victoria Bekam juga punya samaan ama gue loh.."

Tidak ada orang kaya Asia yang ingin terlihat seperti orang Asia lainnya. Mereka ingin terlihat seperti bintang Hollywood kulit putih.

Tapi kalo saya mirip Rob Pattinson itu cuman kebetulan aja. 

Kembali : ARTIKEL

Menemukan Seni, Romantisme, dan Kelezatan At Omah Slamet - Rekomendasi Madiun


CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Menemukan Seni, Romantisme, dan Kelezatan
At Omah Slamet - Rekomendasi Madiun



Resto Asyik, Instagramble,
dan Punya Cita Rasa Lezat!
*****
Penulis

Madiun Kota Kuliner !

Istilah ini nampaknya nggak berlebihan bagi penamaan Kota Madiun Zaman Now !

Di Beberapa Kesempatan,

Kami memang sempat mereview Beberapa Artikel, yang berkaitan dengan Tempat Nongkrong Asyik di Kota Madiun,

Dan bisa dikatakan jumlahnya : banyak !!!

Tak terkecuali dengan Wilayah Luar Kota !

Seperti : Kabupaten Madiun, yang ternyata Beberapa Diantaranya menyuguhkan Sensasi Berbeda dari hanya sekedar Resto.

Salah Satu Resto ini, bisa jadi jawaban bagi Kamu, yang ingin menemukan Nuansa Sakral, Nyeni, Romantis, sekaligus menikmati Sajian Hidangan Makanan, yang terbilang punya Cita Rasa Lezat, dan Berbeda !




















Berikut Kami Hadirkan
Menemukan Seni, Romantisme, dan Kelezatan
At Omah Slamet - Rekomendasi Madiun



At Omah Slamet


Meski di Luar Kota,

Resto ini, letaknya tidak terlalu jauh dari Kota Madiun.

Hanya sekitar 1 Km dari Perumahan Mojopurno ke Arah Dungus, yang sepertinya menjadi Perbatasan antara Kota maupun Daerah Kabupaten Madiun.


Bersepeda Ke Dungus, Madiun
Via : http://www.polresmadiunkab.com

Berbicara tentang Potensi Daerah Kabupaten, yang tidak begitu jauh dari Kota Madiun ini,

Daerah Grape, Dungus, Kare, hingga Kresek memang dapat dikatakan cukup mempesona !

Di Hari Minggu maupun Libur Panjang,

Tempat ini sering dijadikan Ajang Bersepeda Bersama Komunitas !

Melewati Daerah Perkotaan, hingga tiba di Daerah Grape maupun Kresek.

Ya !

Sekali lagi,

Mengingatkan Kami, akan Selokan Mataram - Yogyakarta, yang cukup jadi jadi Legenda !



Meski memang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal,

Namun Beberapa Tempat Wisata, hingga Daerah Agro Wisata untuk Perkebunan Duren, Coklat, hingga Kopi juga dikembangkan.

Maka jangan heran,

Jika Daerah Kabupaten Madiun, yang juga menjadi Penyangga bagi Kota Madiun,

Diantaranya menjadi Tempat Rekreasi, hingga Ajang Kumpul Keluarga !

Di Beberapa Tempatnya di bangun Kawasan Wisata, Beberapa Villa, maupun Resto Asyik Terbaik Lainnya.

Daerah ini juga menjadi Kaki Gunung Api Non Aktif, Wilis, yang berada di Kabupaten Madiun.

Inilah, yang menyebabkan Sejumlah Tempat Wisata Kekinian juga turut hadir !


Pesona Desa Brumbun, Kabupaten Madiun
Via : http://www.thecolourofindonesia.com

Sebut saja HutanPinus Nongko Ijo, yang cukup Instagramble itu !

Di mana Kamu, tidak perlu lagi datang menikmati Suasana Dinginnya Alam Pegunungan Khas Hutan Pinus di Cikole - Lembang,

Cukup di Nongko Ijo, Kamu sudah temukan itu !

Hingga menikmati Suasana Rafting, dan Pematang Sawah Khas Subak, Ubud Bali, di Desa Brumbun !

Back To The Topic !!!


Memasuki Resto ini, yang juga berada tidak terlalu jauh dari Kota Madiun, Arah Dungus,

Suasana (Atmosfir) tersendiri dari Hal Romantis, sekaligus Nyeni mudah untuk Kamu rasakan !

Ya !

Selain itu, Resto Ini,

Tentunya juga cukup memberikan Kelezatan Tersendiri dari Hidangan Berbeda Resto, yang biasa Kami jumpa sebelumnya di Kota Madiun !

Nuansa itulah, yang seakan menyatu di Omah Slamet !



Mulai dari Pintu Gerbang, Halaman Parkir, hingga menuju Pintu Masuk Resto terdapat Beberapa Pohon Rindang dengan Akar Pepohonan, yang seakan dibentuk.

Beberapa Bunga Kamboja, dan Bougenville cukup memberikan Keindahan Mata, bagi Para Pengunjung, yang datang ke Tempat ini.

Maklum !

Pemiliknya, Pak Ugiek memang telah lama menetap di Bali, sebelum akhirnya memutuskan untuk membuka usahanya di Tempat ini !

Maka jadilah Tempat Ini, juga cukup bergaya Khas Etnik Sedikit Ala Bali !


Rumah Adat Joglo Khas Jawa Timuran 
Tampak Dari Halaman Belakang !



Akan tetapi tetap menjadikan Rumah Joglo Khas Jawa Timuran untuk Bagian Utama Resto ini !

Lantai, dan Dinding Resto, yang terbuat dari Bebatuan menambah Nuansa Alami (Natural) Tersendiri.

Ditambah Pepohonan, dan Cuaca Hujan, ketika itu,




Cukup memberikan Romantisme tersendiri bagi Kami !



Bagian Ruang Utama Resto ini, yang menjadi Tempat Makan, cukup dikatakan luas.

Bahkan di Salah Satu Sudutnya, terdapat Panggung Band Perform, yang biasa dipergunakan bagi Sebuah Pertunjukan Live Music Gratis di Waktu (Event) Tertentu !



Tempat ini bisa dibilang mewakili Para Penikmat Foodie, maupun Selebgram Sejati !

Beberapa Spotnya memang cukup mewakili Resto dengan Rasa Layak Instagram (Instagramable) !

Suasana Hari itu makin lengkap dengan Iringan Musik Blues, yang terdengar cukup Elegan, sekligus Nyeni !



Jadi wajar,

Jika Resto ini, juga menjadi Tempat Nongkrong, yang Asik di Luar Kota Madiun !

Tampak Beberapa Komunitas, Alumni SMAN 2 Madiun, juga hadir mengadakan Acara Kumpul, dan Reuni, ketika itu !

Kami, sepintas jadi tahu bahwa :

Harry Tjahjono, Seorang Novelis Terbaik Indonesia, dan Penulis Skenario Si Doel Anak Sekolahan juga berasal dari Madiun !



Ini, yang membuat Kami yakin bahwa Resto ini tidak main - main dalam Hal Konsep !

Asyik, Instagramble, dan Punya Cita Rasa Lezat”,

Pastinya memang jadi Jaminan Mutu !


Ruang Shalat Bagi Para Pengunjung !

Di tambah adanya :

Ruang Sholat, hingga Halaman Belakang, yang Asyik,

Sekali Lagi,

Cukup membuktikan bahwa : Resto ini juga sarat akan Konsep Keluarga.



Kami cukup dibuat penasaran dengan Rumah Pavilliun, yang bentuknya mirip Rumah Adat Sasak - Lombok bernama Casa De La Luna.

Casa De La Luna, yang berarti Rumah Bulan (House Of The Moon) !



Konon Pemiliknya, hanya tidur sendiri di Rumah, dan Area Resto sebesar itu !



Resto ini buka hingga sampai Pukul 5 Sore.

Jadi datanglah lebih awal demi menikmati Hidangan Kuliner, yang cukup Lezat, dan Berbeda !


Ketika itu,

Kami makan Pisang (Gedang) Keju sebagai Menu Pembuka (Appetizer).


Lalu,

Sup, dan Steam Ikan Gurame, sengaja dipilih sebagai Menu Utama (Main Course)



Sup Ikan Gurame disajikan dengan Kuah Panas, yang mana Bumbunya mirip Tom Yam, namun berkuah bening.

Penyajiannya di dalam Kendi bisa dibilang cukup mengIndonesia.



Menu Utama (Main Course) lainnya adalah : Steam Gurame.

Sepanjang Penelusuran Kami demi mencari Kuliner Terbaik di Madiun, mungkin Resto ini Satu - Satunya, yang menyajikan Ikan Gurame dengan cara di Kukus (Steam).

Rasanya cukup dibilang nendang !

Di mana Aneka Bumbu mulai dari Jahe, Serai, Daun Bawang, hingga Daun Selendri dimasukkan ke dalam Tubuh Ikan, yang terlihat dikuliti pada Bagian Tertentu !

Rasa Kuahnya, yang sedikit manis, namun tetap gurih, menjadikan Rasa Tersendiri bagi Steam Ikan ini.


Di tambah Tahu, dan Tempe Goreng, yang lagi - lagi punya rasa gurih.

Begitupula Nasinya dengan Taburan Bawang Goreng, yang sepintas mirip Nasi Uduk jadi berasa beda, saat Kami makan !



Finally,

Es Jeruk, dan Nanas dipilih sebagai Minuman Penutup Pemuas Dahaga Kami, Ketika itu !

Lihat Peta !
Alamat :
Jl Raya Dungus Km 2 Dusun Doragan Munggut - Madiun

Kembali : ARTIKEL 
 
Copyright ©2015 - 2018 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA