indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Selasa, 06 Oktober 2015

Demografi Jawa Timur

Selasa, 06 Oktober 2015

1. Penduduk


Jumlah penduduk Jawa Timur pada tahun 2010 adalah 37.476.757 jiwa, dengan kepadatan 784 jiwa/km2. Kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di provinsi Jawa Timur adalah Kabupaten Malang dengan jumlah penduduk 2.446.218 jiwa, sedang kota dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Kota Surabaya sebanyak 2.765.487. Laju pertumbuhan penduduk adalah 0,76% per tahun (2010).

- Suku bangsa
Mayoritas penduduk Jawa Timur adalah Suku Jawa, namun demikian, etnisitas di Jawa Timur lebih heterogen. Suku Jawa menyebar hampir di seluruh wilayah Jawa Timur daratan. Suku Madura mendiami di Pulau Madura, dan daerah Tapal Kuda (Jawa Timur bagian timur), terutama di daerah pesisir utara, dan selatan. Di sejumlah kawasan Tapal Kuda, Suku Madura bahkan merupakan mayoritas. Hampir di seluruh kota di Jawa Timur terdapat minoritas Suku Madura, umumnya mereka bekerja di sektor informal. Suku Bawean mendiami Pulau Bawean di bagian utara Kabupaten Gresik. Suku Tengger, konon adalah keturunan pelarian Kerajaan Majapahit, tersebar di Pegunungan Tengger, dan sekitarnya. Suku Osing tinggal di sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi. Orang Samin tinggal di sebagian pedalaman Kabupaten Bojonegoro. Selain penduduk asli, Jawa Timur juga merupakan tempat tinggal bagi para pendatang. Orang Tionghoa adalah minoritas yang cukup signifikan, dan mayoritas di beberapa tempat, diikuti dengan Arab; mereka umumnya tinggal di daerah perkotaan. Suku Bali juga tinggal di sejumlah desa di Kabupaten Banyuwangi. Dewasa ini banyak ekspatriat tinggal di Jawa Timur, terutama di Surabaya, dan sejumlah kawasan industri lainnya.

Suku bangsa di Jawa Timur, yaitu:
Nomor
Suku Bangsa
Jumlah
Konsentrasi
1
Suku Jawa
27.344.974
78,68%
2
Suku Madura
6.281.058
18,07%
3
Suku Osing
297.373
0,86%
4
Tionghoa
190.968
0,55%
5
Suku Bawean
60.703
0,17%
6
Suku Sunda
39.945
0,11%
7
Suku Tengger
33.886
0,10%
8
Arab
22.747
0,07%
9
Suku Bugis
16.313
0,05%
10
Suku Banjar
15.397
0,04%
11
Suku Betawi
7.151
0,02%
12
Suku Minangkabau
5.670
0,02%
13
Suku Banten
689
0,00%
14
Lain-lain
439.527
1,26%

2. Ekonomi

Pabrik Galangan Kapal - PT. PAL Surabaya


Perindustrian

Jawa Timur memiliki sejumlah industri besar, di antaranya galangan pembuatan kapal terbesar di Indonesia PT PAL di Surabaya, industri besar kereta api terbesar di Asia Tenggara PT INKA di Madiun, pabrik kertas (PT Tjiwi Kimia di Tarik-Sidoarjo, PT Leces di Probolinggo), pabrik rokok ( Wismilak di Surabaya Gudang Garam di Kediri, Sampoerna di Surabaya, dan Pasuruan, serta Bentoel di Malang). Di Gresik terdapat Semen Gresik, dan PT Petrokimia Gresik. Di Tuban terdapat pabrik Semen terbesar di Indonesia yaitu Semen Indonesia (ex Semen Gresik), dan Semen Holcim serta Kawasan Kilang Petrokimia. Pemerintah telah menetapkan 12 kawaan industri estate, di antaranya Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) di Surabaya, Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan, Madiun Industrial Estate Balerejo (MIEB) di kabupaten Madiun, Ngoro Industrial Park (NIP) di Kabupaten Mojokerto, Kawasan Industri Jabon di Kabupaten Sidoarjo, serta Lamongan Integrated Shorebase (LIS) di Kabupaten Lamongan. Sentra industri kecil tersebar di seluruh kabupaten/kota, dan beberapa di antaranya telah menembus ekspor; Industri kerajinan kulit berupa tas, dan sepatu di Tanggulangin, Sidoarjo adalah salah satu industri kecil yang sangat terkenal.

Pertambangan dan energi

Blok Cepu, salah satu penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, ditambang di Bojonegoro. Pembangkit listrik di Jawa Timur dikelola oleh PT PJB, dimana meliputi PLTA (Ir. Sutami, Selorejo, Bening), PLTU, dan PLTGU, yang menyediakan energi listrik ke sistem Jawa-Bali. Beberapa daerah menikmati pembangkit energi mikrohidro, dan energi surya.







Transportasi
Jawa Timur memiliki sistem transportasi darat, laut, dan udara. Sungai di Jawa Timur umumnya tidak dapat dilayari, kecuali di Surabaya dapat dilalui perahu kecil.

- Transportasi darat

Jawa Timur dilintasi oleh jalan nasional sebagai jalan arteri primer, di antaranya jalur pantura (Anyer-Jakarta-Surabaya-Banyuwangi), dan jalan nasional lintas tengah (Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Surabaya). Jaringan jalan tol di Jawa Timur meliputi jalan tol Surabaya-Gempol, dan jalan tol Surabaya-Manyar. Saat ini tengah dikembangkan jalan tol trans-Jawa, di antaranya jalan tol Surabaya-Mojokerto-Kertosono-Madiun-Mantingan, jalan tol Gempol-Malang-Kepanjen, jalan tol Gempol-Probolinggo-Banyuwangi, serta jalan tol dalam kota Surabaya: tol lingkar timur, dan tol tengah kota. Jembatan Suramadu yang melintasi Selat Madura menghubungkan Surabaya, dan Pulau Madura telah selesai pembangunannya, dan kini telah dapat digunakan.Kota-kota di Jawa Timur dihubungkan dengan jaringan bus antarkota. Bus dengan Surabaya-Tuban-Semarang, Surabaya-Madiun-Yogyakarta, Surabaya-Malang, Surabaya-Kediri, dan Surabaya-Jember-Banyuwangi, umumhya beroperasi selama 24 jam penuh. Rute dengan jarak menengah dilayani oleh bus antarkota yang berukuran lebih kecil, seperti jurusan Surabaya-Mojokerto atau Madiun-Ponorogo. Rute dengan jarak jauh seperti Jakarta, Sumatera, dan Bali-Lombok umumnya dilayani oleh bus malam. Terminal Purabaya di Waru, Sidoarjo adalah terminal terbesar di Indonesia. Setiap kabupaten/kota di Jawa Timur juga memiliki sistem angkutan kota (angkot) atau angkutan perdesaan (angkudes) yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan daerah sekitarnya. Di Surabaya angkutan seperti ini dikenal dengan sebutan lyn atau bemo. Taksi dengan argometer dapat dijumpai di Surabaya-Gresik-Sidoarjo, Malang, Jember, Madiun, dan Kediri. Sebagai alternatif taksi, di Surabaya terdapat angguna (angkutan serba guna), yang menggantikan helicak (di Jakarta disebut bajaj) sejak tahun 1990-an. Bus kota dapat dijumpai di Surabaya, dan Jember. Becak adalah moda angkutan tradisional yang dapat dijumpai hampir di setiap wilayah, meski di sejumlah tempat dilarang beroperasi. Belakangan, terdapat becak bermesin yang dikenal dengan sebutan bentor (Jawabecak montor = becak bermotor).

Sistem perkeretaapian di Jawa Timur telah dibangun sejak era kolonialisme Hindia-Belanda. Jalur kereta api di Jawa Timur terdiri atas jalur utara (Surabaya Pasar Turi-Semarang-Jakarta), jalur tengah (Surabaya Gubeng-Yogyakarta-Jakarta), jalur lingkar selatan (Surabaya Gubeng-Malang-Blitar-Kertosono-Surabaya), dan jalur timur (Surabaya Gubeng-Jember-Banyuwangi). Jawa Timur juga terdapat sistem transportasi kereta komuter dengan rute Surabaya-Sidoarjo-Porong, Surabaya-Lamongan, Surabaya-Mojokerto, Madiun-Kertosono, dan Malang-Kepanjen.

- Transportasi laut

Pelabuhan Internasional Hub Tanjung Perak adalah pelabuhan utama yang berada di Surabaya. Pelabuhan berskala nasional di Jawa Timur meliputi Pelabuhan Gresik di Kabupaten Gresik, Pelabuhan Tanjung Wangi di Kabupaten Banyuwangi, Pelabuhan Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo, Pelabuhan Pasuruan di Kota Pasuruan, Pelabuhan Sapudi di Kabupaten Sumenep, Pelabuhan Kalbut di Kabupaten Situbondo, Pelabuhan Sapeken di Kabupaten Sumenep, Pelabuhan Paiton di Kabupaten Probolinggo, Pelabuhan Bawean di Kabupaten Gresik, serta Pelabuhan Kangean di Kabupaten Sumenep. Jawa Timur memiliki sejumlah pelabuhan penyeberangan, di antaranya Pelabuhan Ujung (Surabaya), Pelabuhan Kamal (Bangkalan, Madura), Pelabuhan Ketapang(Banyuwangi), Pelabuhan Kalianget (Sumenep), serta Pelabuhan Jangkar (Situbondo). Rute Ujung-Kamal menghubungkan Pulau Jawa (Surabaya) dengan Madura, Pelabuhan Ketapang menghubungkan Pulau Jawa dengan Bali, Rute Jangkar-Kalianget menghubungkan antara Pulau Jawa (Situbondo) dengan Pulau Madura, serta Kalianget juga menghubungkan Pulau Madura dengan kepulauan kecil di Laut Jawa (Kangean dan Masalembu).

- Transportasi udara


Bandara Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo menghubungkan Jawa Timur dengan kota-kota besar di Indonesia, dan luar negeri. Bandara umum lainnya adalah Bandara Abdul Rachman Saleh di Kabupaten Malang, Bandara Notohadinegoro di Kabupaten Jember, Bandara Iswahyudi sebagai Pangkalaan Militer Angakatan Udara (AU) di Madiun, Bandara Blimbingsari di Kabupaten Banyuwangi, serta Bandara Trunojoyo di Kabupaten Sumenep. 

Kesehatan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr.Soetomo di Surabaya dikenal sebagai rumah sakit terlengkap di Jawa Timur, dan Kawasan Timur Indonesia. Rumah sakit ternama lainnya adalah Rumah Sakit Darmo, dan Rumah Sakit Internasional di Surabaya, Rumah Sakit Dr. Syaiful Anwar (RSSA) di Malang, Rumah Sakit Dr. Soedono di Madiun, serta Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya.









Kota Satelit, Wisata, Perdagangan dan Perbelanjaan

Jawa Timur sebagai pusat industri terbesar di Jawa Bagian Timur, memegang peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian di bagian tengah dan timur Indonesia bersama Propinsi Sulawesi Selatan, yang beribukota di Makasar. Di Jawa bagian Timur juga berdiri kota industri dan satelit baru dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Hal ini dapat dijumpai di Surabaya sebagai Ibu Kota dari Jawa Timur dan Kota Terbesar kedua di Indonesia. Namun bukan berarti kota – kota lain di propinsi ini tidak mempunyai peranan dalam mengembangkan dan menyumbang perekonomian Indonesia, Sebut saja Malang sebagai kota wisata dan perdagangan, Kediri  Kota Industri, Gresik Kota Industri, Madiun Kota Perdagangan dan Industri di Barat Jawa Timur, Lamongan Kota Bahari, juga Jember Kota Wisata dan Inspirasi bersama dengan Banyuwangi yang dikembangkan sebagai Kota Wisata. Sidoarjo dan Mojokerto Kota Industri.

Jika ditanya, Propinsi ini juga mempunyai sederet Mall Terbaik yang ada di Indonesia. Sebut saja Mall Ciputra yang meluaskan ekspansinya di Surabaya dengan lebel Ciputra World, Grand City Surabaya, Plaza Tunjungan Mall Terbesar di Asia Tenggara, dimana berdiri Hotel, Apartemen, dan ribuan gerai ancor tenant, Mall Galaxy yang meluaskan areanya hingga Galaxy City. Tak ketinggalan daerah seperti Malang, Kediri, Sidoarjo, hingga Madiun juga telah membangun Mall dalam skala besar. Jawa Timur diyakini akan menjadi Smart Province hal ini bisa dilihat dari sistem perdagangan yang semakin terintegrasi antara satu kota dan kota lainnya di Jawa Timur saling melengkapi. Kota Satelit Baru tumbuh di Kota Besar seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo dengan hadirnya Citra Raya – Sidorajo, Kota Satelit Darmo, dan Pakuwon City – Surabaya, juga Boulevard Malang, Taman Dayu Pasuruan – Malang.


Salah Satu Hotel di Sudut Kota Madiun


Kawasan kota
Menurut Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Timur, hierarki perkotaan di Jawa Timur terdiri atas perkotaan metropolitan, perkotaan menengah, dan perkotaan kecil.
  • Perkotaan metropolitan meliputi perkotaan Gerbangkertosusila (Kota Surabaya, perkotaan Sidoarjo dan sekitarnya, perkotaan Gresik dan sekitarnya, serta perkotaan Bangkalan dan sekitarnya), dan perkotaan Malang Raya (Kota Malang, Kota Batu, serta perkotaan Kepanjen dan sekitarnya).
  • Perkotaan menengah terdiri atas: perkotaan Tuban, perkotaan Lamongan, perkotaan Tulungagung, perkotaan Jombang, perkotaan Mojokerto, perkotaan Pasuruan, perkotaan Bojonegoro, Kota Madiun, Kota Kediri, perkotaan Jember, perkotaan Banyuwangi, perkotaan Blitar, Kota Probolinggo, dan perkotaan Pamekasan.
  • Perkotaan kecil terdiri atas: perkotaan Sampang, perkotaan Sumenep, perkotaan Ngawi, perkotaan Magetan, perkotaan Nganjuk, perkotaan Bondowoso, perkotaanTrenggalek, perkotaan Ponorogo, perkotaan Pare, perkotaan Situbondo, perkotaan Pacitan, perkotaan Lumajang, perkotaan Kraksaan, dan perkotaan Caruban.

Kawasan Lindung


- Kawasan suaka alam
Kawasan suaka alam meliputi cagar alam, dan suaka margasatwa. Saat ini Jawa Timur terdapat 17 cagar alam dam 2 suaka margasatwa. Suaka Margasatwa Dataran Tinggi yang terdapat di Bondowoso, Probolinggo, dan Jember. Sementara Suaka Margasatwa Pulau Bawean berada di Pulau Bawean.

- Kawasan pelestarian alam
Kawasan pelestarian alam meliputi taman nasional, taman hutan raya (tahura), dan taman wisata alam.
  • Jawa Timur memiliki empat kawasan taman nasional, yaitu:
    • Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Probolinggo.
    • Taman Nasional Baluran di Perbatasan Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Banyuwangi.
    • Taman Nasional Meru Betiri di Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi.
    • Taman Nasional Alas Purwo di Kabupaten Banyuwangi.
  • Kawasan hutan raya yaitu Taman Hutan Raya Raden Soerjo yang berada di sebagian wilayah Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang.
  • Taman wisata alam, meliputi Taman Wisata Kawah Ijen di Kabupaten Banyuwangi, dan Kabupaten Bondowoso; serta Taman Wisata Alam Gunung Baung, di Kabupaten Pasuruan.

Olahraga
Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah klub sepak bola profesional terbanyak di Indonesia. Klub Liga Super Indonesia yang berasal dari Jatim adalah Persik Kediri, Persema Malang, Arema Indonesia, Persibo Bojonegoro, Deltras Sidoarjo, Persela Lamongan, dan Persebaya Surabaya.
Jawa Timur pernah dua kali menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON), yakni PON VII tahun 1969, dan PON XV tahun 2000, dan menjadi juara umum PON pada tahun 2000, dan 2008. Semenjak tahun 1996 Tim Sepak Bola Jawa Timur selalu meraih medali emas termasuk pada tahun 2008, dan tercatat sebagai medali emas yang keempat diterima berurutan. Pada tahun 2021, Jawa Timur juga menjadi tuan rumah Asian Youth Games ke-4. Jawa Timur juga menjadi tempat penyelengaraan ajang balap sepeda Tour de East Java.




















III. Pendidikan


Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah perguruan tinggi negeri terbanyak di Indonesia. Di Surabaya terdapat Universitas Airlangga (Unair)Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)Universitas Negeri Surabaya (Unesa); dahulu IKIP Surabaya), Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS),Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) dan UIN Sunan Ampel (dahulu IAIN Sunan Ampel). Di Malang terdapat Universitas Brawijaya(Unibraw), Universitas Negeri Malang (UM), Politeknik Negeri Malang (POLINEMA), dan Universitas Islam Negeri (UIN). Di Jember terdapat Universitas Jember, Politeknik Negeri Jember (POLIJE). Di Madiun terdapat Universitas Merdeka Madiun, IKIP PGRI Madiun, STISIP Muhammadiyah Madiun, Politeknik Negeri Madiun, dan Institut Kereta Api Madiun, dan Politeknik Banyuwangi (POLIWANGI) yang akan dijadikan Politeknik Negeri. Perguruan tinggi negeri termuda di Jawa Timur adalah Universitas Trunojoyo, yang terdapat di Kabupaten Bangkalan. Untuk perguruan tinggi kedinasan, di Surabaya terdapat Akademi Angkatan Laut (AAL), dan di Malang terdapat Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN Malang). Malang dikenal dengan sebutan Kota Pelajar, karena banyaknya perguruan tinggi di kota ini. Perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Timur antara lain Universitas Kristen Petra (UKP), Universitas Katolik Widya Mandala (UKWM), STIKES Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya, dan Universitas Surabaya (UBAYA) di Surabaya, serta Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Merdeka, Institut Teknologi Nasional, Universitas Merdeka Malang, Universitas Gajayana Malang, dan Universitas Kanjuruhan Malang di Malang. Jawa Timur juga dikenal sebagai provinsi yang memiliki sejumlah pondok pesantren ternama. Sedikitnya terdapat 1.500 pondok pesantren yang menyebar di hampir semua kabupaten. Pondok pesantren Gontor adalah sebuah pondok pesantren (ponpes) modern yang terdapat di Ponorogo. Kabupaten Jombang dikenal sebagai kota santri, karena memiliki pondok pesantren yang cukup banyak, di antaranya Ponpes Tebuireng, dan Ponpes Darul Ulum.

Sebuah Kampung Pendidikan terkenal juga terdapat di Propinsi Jawa Timur, sebut saja Pare sebagai Kampung Inggris, yang pelajarnya bukan hanya berasal dari Indonesia melainkan dari Malaysia, India, dan Singapura. Wilayah Kampung Pendidikan Inggris ini terletak di Desa Tulungrejo Kabupaten Kediri, dimana wilayahnya cukup sejuk dan cocok bagi pengkursus yang ingin belajar Bahasa Inggris dan bahasa lainnya seperti Arab, China, dan Jepang.


IV. Sejarah



Prasejarah
Jawa Timur telah dihuni manusia sejak zaman prasejarah. Hal ini dapat dibuktikan dengan ditemukannya sisa-sisa dari fosil Pithecanthropus Mojokertensis di Kepuhlagen,Mojokerto; Pithecanthropus erectus di Trinil, Ngawi; dan Homo Wajakensis di Wajak, Tulungagung. 

Era klasik
Prasasti Dinoyo yang ditemukan di dekat Kota Malang adalah sumber tertulis tertua di Jawa Timur, yakni bertahun 760. Pada tahun 929, Mpu Sindok memindahkan pusat Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur, serta mendirikan Wangsa Isyana yang kelak berkembang menjadi Kerajaan Medang, dan sebagai suksesornya adalah Kerajaan Kahuripan, Kerajaan Janggala, dan Kerajaan Kadiri. Pada masa Kerajaan Singhasari, Raja Kertanagara melakukan ekspansi hingga ke Melayu. Pada era Kerajaan Majapahit di bawah Raja Hayam Wuruk, wilayahnya hingga mencapai Malaka, dan Kepulauan Filipina. Bukti awal masuknya Islam ke Jawa Timur adalah adanya makam nisan di Gresik bertahun 1102, serta sejumlah makam Islam pada kompleks makam Majapahit. Selain itu, juga ditemukan munculnya candi Jedong di Daerah Wagir, Malang, Jawa Timur yang diyakini lebih tua dari Prasasti Dinoyo , yakni sekitar abad ke-6 Masehi.

Kolonialisme
Bangsa Portugis adalah bangsa barat yang pertama kali datang di Jawa Timur. Kapal Belanda dipimpin oleh Cornelis de Houtman mendarat di Pulau Madura pada tahun 1596.Surabaya jatuh ke tangan VOC pada tanggal 13 Mei 1677. Ketika pemerintahan Stamford Raffles, Jawa Timur untuk pertama kalinya dibagi atas karesidenan, yang berlaku hingga tahun 1964.
  
Kemerdekaan
Setelah kemerdekaan Indonesia, Indonesia terbagi menjadi 8 Provinsi, dan Jawa Timur termasuk salah satu provinsi tersebut. Gubernur pertama Jawa Timur adalah R. Soerjo, yang juga dikenal sebagai pahlawan nasional. Tanggal 20 Februari 1948 di Madura dibentuk Negara Madura, dan tanggal 26 November 1948 dibentuk Negara Jawa Timur, yang kemudian menjadi salah satu negara bagian dalam Republik Indonesia Serikat. Negara Jawa Timur dibubarkan, dan bergabung ke dalam Republik Indonesia tanggal 25 Februari 1950, dan tanggal 7 Maret 1950 Negara Madura memberikan pernyataan serupa. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1950, dibentuk Provinsi Jawa Timur.

V. Pemerintahan

Secara administratif, Jawa Timur terdiri atas 29 kabupaten, dan 9 kota, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki jumlah kabupaten/kota terbanyak di Indonesia.


No.
Kabupaten/Kota
Pusat pemerintahan
1
Kabupaten Bangkalan
Bangkalan
2
Kabupaten Banyuwangi
Banyuwangi
3
Kabupaten Blitar
Kanigoro
4
Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro
5
Kabupaten Bondowoso
Bondowoso
6
Kabupaten Gresik
Gresik
7
Kabupaten Jember
Jember
8
Kabupaten Jombang
Jombang
9
Kabupaten Kediri
Ngasem
10
Kabupaten Lamongan
Lamongan
11
Kabupaten Lumajang
Lumajang
12
Kabupaten Madiun
Caruban
13
Kabupaten Magetan
Magetan
14
Kabupaten Malang
Kepanjen
15
Kabupaten Mojokerto
Mojosari
16
Kabupaten Nganjuk
Nganjuk
17
Kabupaten Ngawi
Ngawi
18
Kabupaten Pacitan
Pacitan
19
Kabupaten Pamekasan
Pamekasan
20
Kabupaten Pasuruan
Bangil
21
Kabupaten Ponorogo
Ponorogo
22
Kabupaten Probolinggo
Kraksaan
23
Kabupaten Sampang
Sampang
24
Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo
25
Kabupaten Situbondo
Situbondo
26
Kabupaten Sumenep
Sumenep
27
Kabupaten Trenggalek
Trenggalek
28
Kabupaten Tuban
Tuban
29
Kabupaten Tulungagung
Tulungagung
30
Kota Batu
31
Kota Blitar
32
Kota Kediri
33
Kota Madiun
34
Kota Malang
35
Kota Mojokerto
36
Kota Pasuruan
37
Kota Probolinggo
38
Kota Surabaya





Perwakilan negara asing
Di Jawa Timur terdapat beberapa perwakilan negara asing yang terdiri atas konsulat jenderal dan konsulat yang seluruhnya berkedudukan di Surabaya, ibu kota provinsi Jawa Timur. Beberapa perwakilan negara asing yang ada di Jawa Timur adalah:

Konsulat Jenderal
  •  Amerika Serikat
  •  Jepang
  •  Tiongkok




Konsulat
  •  Belanda
  •  Belgia
  •  Denmark
  •  Filipina
  •  Hungaria
  •  India
  •  Jerman
  •  Kanada
  •  Korea Selatan
  •  Perancis
  •  Polandia
  •  Ceko
  •  Rusia
  •  Slowakia
  •  Sri Lanka
  •  Swedia
  •  Thailand





Pertahanan dan Keamanan
Jawa Timur merupakan wilayah Kodam V/Brawijaya, yang bermarkas di Surabaya. Kawasan Kostrad terdapat di Singosari (Malang), dan Kraton (Pasuruan). Surabaya merupakan Daerah Basis Armada Timur TNI-AL. Kawasan TNI-AU terdapat di Bandara Iswahyudi (Madiun), Bandara Abdul Rachman Saleh (Malang), Satuan Radar (Jombang), serta di Raci (Pasuruan), dan di Punung (Pacitan). Kawasan Air Weapon Range TNI-AU terdapat di Pantai Pasirian (Lumajang). Bumi Marinir terdapat di Karangpilang (Surabaya). Daerah latihan militer antara lain terdapat di Gunung Bancak (Bangkalan), Gunung Majang Komplek (Jember), Teleng Gesingan (Pacitan), serta di Asembagus (Situbondo). Polda Jawa Timur membawahi 38 kabupaten/kota dengan rincian satu polres kota besar (Polrestabes Surabaya), 8 kepolisian resor kota, dan 29 kepolisian resor.







ENSIKLOPEDI LAINNYA


Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Travelling Kita

Comments
0 Comments
 
Copyright ©2015 - 2020 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA