indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Rabu, 08 Januari 2014

Menilik Pasar Malam Surabaya Carnival - Pasar Malamya Ala Indonesia

Rabu, 08 Januari 2014

Lebaran adalah moment yang tepat untuk saling memaafkan. Bersilaturahmi adalah esensi yang tepat dan harus tetap terjaga di setiap lebaran. Lebaran 1435 H kali ini, kami memutuskan untuk kumpul di rumah istri tepatnya di Manyar Tirtoyoso  22. Selain kumpul untuk beberapa lama kami juga menyempatkan untuk berkunjung ke beberapa tempat wisata yang ada di Surabaya. Salah satunya adalah Surabaya Carnival.




















Surabaya, Kota terbesar ke-dua di Indonesia, beberapa tahun terakhir ini mengalami pertumbuhan yang luar biasa sebagai kota metropolitan. Pembangunan beberapa hotel dan kawasan terpadu tampak mengggeliat di kota ini. Terlebih pembangunan itu tetap memperhatikan dan menjaga kondisi lingkungan yang ada. Walikota Surabaya "Tri Rismaharini" terpilih sebagai walikota terbaik sedunia versi City Major Foundation tahun 2014 bersama Walikota Bandung "Ridwan Kamil". Wajar bila terpilih, karena di bawah kepemimpinannya Surabaya selalu memperhatikan pembangunan yang bernuansa lingkungan. Jl. Soekarno Hatta yang merupakan jalan lingkar timur tengah Surabaya (MERR) adalah bukti nyata bahwa pembukaan jalan baru ini harus bernuansa lingkungan. Bukan itu saja jalan utama seperti Darmo Raya, Darmahusada, Kertajaya, Ahmad Yani, Prapen, Tunjungan juga dibuatkan taman di sepanjang jalan. "Jangan sampai taman-taman ini dirusak atau dibiarkan tidak dijaga keasriannya" , jika tidak ingin melihat Walikota ini marah seperti dalam kasus pembagian Ice Cream Walls gratis di Taman Bungkul yang diadakan oleh PT. Unilever Indonesia.


Beberapa Investor Asing berani menanamkan investasinya di kota ini dalam skala besar. Tentu saja hal ini didukung oleh iklim investasi yang kondusif di Surabaya dan beberapa kota besar di Indonesia. Baca : 21 Kota Besar dan Terbaik Indonesia. Wisata Taman Hiburan Rakyat berskala Internasional maupun Nasional siap hadir di kota ini. Terlebih Surabaya belum punya Wisata Hiburan yang mendukung potensi wisatanya. Biasanya warga kota ini hanya memanjakan wisata belanja saja di beberapa Mall Terbaik di Surabaya. Jika ingin menghabiskan waktu untuk rekreasi Warga Surabaya biasa untuk berlibur ke Malang dan Batu. Dibangunnya 3 wahana rekreaksi hiburan sekaligus di Surabaya. "Surabaya Carnival" - Jl Ahmad Yani Nomor 333 (Dibuka), "Universal Studio" - Pantai Kenjeran dengan konsep Water Front City, Trans Studio Surabaya - Dekat Cito dan Grha Pena (Tahap Pembangunan) dapat melengkapi Surabaya sebagai Kota Metropolitan di Indonesia.



















Surabaya Carnival

Surabaya Carnival  berlokasi di Jl. Ahmad Yani Nomor 333. Saya "Pangki Pangluar" dan Isteri "Lita M Hastanti" bersama 4 keponakan saya Niken Puriastuti, Dicky Murdian Putra, France Maylando, Brenda Ayustine tidak ketinggalan untuk mencoba menikmati wahana hiburan ini.
Terlebih dahulu kami antri untuk membeli tiket. Maklum ketika itu adalah pembukaan hari kedua. Dimana pembukaannya ketika lebaran pertama tahun 2014 ini. Jadi bisa dibayangkan banyak sekali pengunjung yang datang dari segala penjuru Surabaya. Harga Tiket Masuknya Rp. 20.000,-/ orang, tetapi ini belum termasuk harga wahana. Harga wahana rata-rata Rp 15.000,/ orang-, dan dapat dibeli ketika memasuki kawasan Surabaya Carnival. Beberapa orang memberikan peta wahana Surabaya Carnival. Jika dilihat dari wahana ini yang mempunyai luas sekitar 15 Ha dengan 51 Wahana, wajar Peta merupakan petunjuk yang tepat untuk menentukan wahana apa saja yang akan kita mainkan nanti. Pukul 16.00 tepat pintu masuk akhirnya dibuka.

Foto : 
Lita M Hastanti, Franc Maylando, Brenda Ayustin

Peta Wahana Surabaya Carnival

Menuju bagian pertama dari wahana rekreasi ini terdapat anjungan dolanan. Berbagai macam permainan tradisional ada di sini. Mulai dari Dakon, Taplak hingga Gangsingan disajikan di anjungan dolanan. Sebagai intermezzo kita juga bisa naik semacam sepeda mobil dimana harga sewanya Rp 100.000,-/ per sepeda tanpa batas. Sepeda mobil cukup membantu kita. Mengingat luas area dari taman hiburan ini cukup luas, jika kita kunjungi satu persatu dengan jalan kaki. Sesudah anjungan dolanan, bagi para pecinta wisata belanja dan kuliner, beberap gerai cukup memanjakan kita untuk melihat hasil  kreasi khas Surabaya. 

Di bagian kedua ada beberapa gallery dan museum hadir di sini. Bagian ini kita juga dapat menikmati Film Nasional Indonesia dari masa ke masa. Biasanya ada pemutaran Film Box Office Indonesia di tempat ini. Di bagian ini pengunjung dikenakan tiket masuk seharga Rp. 40.0000,- dalam bentuk kupon yang dibeli melalui loket yang tersedia di beberapa tempat.



Bagian ketiga inilah tempat yang ditunggu bagi para pecinta adrenalin. Puluhan Wahana Permainan atau sebagaian besar dari Wahana di Surabaya Carnival ada di sini. Mulai dari Wahana Keliling Angkasa, Bianglala, Omah Mumet, Ghost Ship, hingga Perang Laser ada di bagian ini. Kami menyempatkan untuk menikmati beberapa wahana di sini. Walaupun tidak banyak, kami rasa cukup puas mencoba beberapa wahana di sini. Di samping kondisi banyak pengunjung yang antri untuk setiap wahananya pada waktu itu. Berdasarkan peta, kami merencanakan untuk menikmati beberapa wahana diantaranya : Keliling Angkasa, Omah Mumet, dan Bumper Car, tetapi pilihan dua terakhir akhirnya kami ganti dengan Perang laser dan Bioskop 360'.














- Main Keliling Angkasa

Kami berenam mencoba menikmati arena permainan ini. Harga Tiket masuknya Rp. 10.000,-/ orang. Jika dilihat dari harga tiket masuknya yang terbilang murah, pasti banyak orang yang antri untuk menikmati wahana permainan ini. Kami antri sekitar 30 Menit, setelah itu kami dapat melihat keindahan Taman Hiburan ini secara keseluruhan. Ada Taman Lampion seperti di Batu Night Spectacular Malang, dan melihat dari atas beberapa wahana yang ada di Taman Hiburan ini. Saya dan Istri ketika menaiki wahana ini cukup memacu adrenalin, karena kita harus mengendalikan setitr agar sesuai dengan rel. Tentu saja, karena wahana ini berjudul Keliling Angkasa, pasti dengan ketinggian lebih dari 5 Meter di atas permukaan tanah.

































- Main Perang Laser

Kali ini pesertanya adalah empat orang, saya dan beserta tiga keponakan saya. Sebelum masuk di tempat ini kami diberikan semacam Workshop atau pelatihan. Bagaimana tekhnik untuk melumpuhkan lawan. Permainan ini dibagi dua team. Team biru dan hijau masing-masing lima orang. Karena biasanya para peserta merupakan gabungan dari team, team kami hanya empat orang. Para peserta harus mampu menembak sasaran pada lampu menyala di bagian dada peserta. Ada lima lampu yang harus ditembak dibagian dada, dan dua lampu pada alat tembak laser. Kami menunggu sekitar 30 Menit sebelum akhirnya kami masuk ke arena pertandingan. Permainan laser dibutuhkan kerjasama/ team work karena permainan  ini membutuhkan energi yang luar biasa. Di tengah perjalanan, saya merasa kelelahan dan untungnya In Haler siap membantu saya untuk memberikan nafas buatan. Saya menghirup oksigen untuk memulihkan tenaga saya. Selang waktu 20 Menit permainan selesai. Hasil diumumkan dan kami menjadi Pemenang....

- Nonton Bioskop 360'

Sama dengan dua wahana sebelumnya. Kami dituntut untuk bersabar untuk menikmati wahana ini. Wahana ini berupa hiburan bioskop dengan setting 360' dan berdurasi 15 Menit. Tema yang diangkat adalah seputar perjuangan arek Suroboyo yang dipimpin oleh Bung Tomo dan dikenal sebagai persitiwa 10 November. Diperingati sebagai Hari Pahlawan. Terminologi peristiwa ini dijelaskan secara detail, sehingga sangat baik sebagai media belajar Sejarah bagi anak-anak.















Selesailah kami menikmati ketiga wahana tersebut. Sebelum kami pulang, kami mencoba melihat bagian terakhir yang merupakan bagian keempat dari arena hiburan ini. Bagian keempat adalah bagian terakhir dari Taman Hiburan Surabaya Carnival. Namanya "KIDS KINGDOM". Sesuai dengan namanya wahana pada arena permainan ini  diperuntukkan bagi anak-anak. Disini kita jumpai halilintar, tornado dalam ukuran yang lebih kecil. Tapi sayangnya kupon yang dibeli pada arena sebelumnya tidak dapat ditukar atau dipakai pada arena permainan ini. Dikarenakan ini hanya diperuntukkan bagi anak-anak. Batas usia maksimalnya hanya 7 tahun yang boleh bermain. Waktu telah menunjukkan pukul 21.00 saatnya kami pulang ...








                 





















Foto : Nokia Lumia 520
Sebagian Foto Diambil melalui Google Search.



Kembali Ke : Artikel



Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Travelling Kita

Comments
0 Comments
 
Copyright ©2015 - 2020 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA