indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Rabu, 07 Agustus 2013

Wisata Pendidikan dan Sejarah Kampung Inggris, Pare - Kediri

Rabu, 07 Agustus 2013

Layaknya mutiara dari Kediri ... 


CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Pernahkah anda mendengar daerah Pare. Jika pernah mendengar tentu kita hanya pernah mendengar daerah Pare yang terletak di Sulawesi. Tapi ternyata Kabupaten Kediri, Jawa Timur juga mempunyai daerah Pare. Bahkan daerah ini konon katanya terkenal sampai negeri tetangga ... 

Pada tahun 2010, saya memutuskan untuk mengunjungi daerah ini. Waktu itu saya tertarik ketika saya membaca salah satu tabloid keluarga yang menawarkan kursus murah dan berkulitas terutama untuk bahasa Inggris. Maklum ketika itu kemampuan bahasa Inggris saya sangat buruk. Sebelum saya memutuskan untuk pergi ke sana saya mencari informasi di Internet. Hasilnya saya menemukan sebuah blog dari seorang alumni salah satu lembaga kursus yang ada di sana. Dia menjelaskan secara detail tentang informasi kursus di Pare. Itulah yang menyebabkan saya bergegas menyiapkan segala kebutuhan untuk dapat pergi kesana. Maklum saya menyempatkan untuk belajar di sana selama empat bulan.

Pare adalah sebuah kota kecamatan dan merupakan bagian dari Kabupaten Kediri. Dahulu wilayah ini merupakan kota karesidenan atau administratif dari Kabupeten Kediri. Jika dilihat dari luas wilayahnya ya mungkin. Karena wilayah ini cukup luas dan tingkat perekonomiannya untuk penduduk daerah tersebut cukup bagus. Sumber pendapatan dari daerah ini adalah Pertanian, Perikanan, Peternakan serta yang terakhir adalah Wisata. Ya wisata studi dan sejarah banyak dijumpai di daerah ini. Daerah ya mewakilinya adalah Desa Tulungrejo dan Desa Palem yang notabenenya tercatat sebagai bagian dari Kecamatan Pare, Kediri. Daerah ini juga terkenal sebagai Kampung Inggris.


Desa Tulungrejo, Pare - tempat Kampung Inggris berada

Ketika sampai di terminal Kediri dari perjalanan Jakarta menuju Kediri, saya bertanya kepada kondektur bus bagaimana akses menuju Kampung Inggris. Maklum saya  benar-benar tidak mengenal daerah tersebut. Lalu ia mengatakan bahwa aksesnya dari kediri dapat di tempuh dengan naik bus jurusan Kediri - Malang, dari terminal hingga sampai ke tujuan kira-kira membutuhkan waktu 15-20 Menit. Lalu turun di Jalan Brawijaya. Di situlah Kampung Inggris berada.

Sesudah sampai di sana kehangatan dan situasi yang bebeda ku dapatkan. Lalu saya bertanya kepada warga sekitar di mana tempat kost-kostan yang mefasilitasi untuk kursus Bahasa Inggris. Menurut referensi yang saya baca dari blog tersebut bahwa lembaga-lembaga kursus di sana juga menyediakan semacam dormetory  atau asrama tinggal yang di sebut "Camp". Tapi ada syaratnya kita sebagai penghuni asrama harus megikuti aturan-aturan yang berlaku. Jika tidak hukumanlah yang akan di dapatkan. Tergantung jenis perbuatan yang kita linggar. Sanksi/ hukuman di camp tersebut disebut "Punishment". Punisment-nya bermacam macam ada yang berupa denda/ presentasi  misalnya kita terlambat untuk mengikuti program setelah shalat subuh.


Ok saya lanjutkan kembali...
Lalu bapak-bapak itu menjawab coba ke Pusat Informasi Kampung Inggris yang terletak di Wapo Jalan Brawijaya, Kampung Inggris, Pare. Lalu saya bergegas ke sana. Benar di sana terdapat lembaran semacam brosur yang diberikan oleh beberapa lembaga kursus di sana, dan berguna bagi kita untuk mendapatkan informasi secara detail. Lalu saya memutuskan untuk mengambil camp di Fast Camp, Fast Camp merupakan Camp yang dimiliki oleh ELFAST. Sekilas ketika saya melihat brosur tersebut saya dapat mengambil kesimpulan bahwa lembaga kursus disana menghadirkan dua program utama yaitu Grammar dan Conversation. Maklum kedua program ini harus dipisahkan karena antara Grammar dan Conversation itu bebeda. Tapi jika teman-teman mau ambil Preparation TOEFL, TOEFL Test maupun IELTS, sebaiknya terlebih dahulu ikut Program Grammar. Rata-rata kisaran harga yang ditawarkan cukup murah untuk kursus disana. Untuk program berkisar Rp.60.000,- - Rp.120.000,-. Dalam jangka waktu dua minggu - satu bulan. Misalnya di Elfast untuk basic satu biaya berkisar Rp.120.000,-, basic dua biaya berkisar Rp. 120.000,- , Translate berkisar Rp.100.000,- dan Writting berkisar Rp.140.000,- untuk satu bulan. Ini belum termasuk biaya Preparation TOEFL dan IELTS, yang biayanya Rp.150.000,- / bulan.
Lalu saya menuju Fast Camp dengan biaya kamar seharga Rp.120.000,-/ bulan. Di mana satu kamar terdiri dari 3-4 orang saya rasa cukup.

Dengan semangat kekeluargaan, Kami berusaha meyongsong masa depan yang lebih baik

Semangat kekeluargaan, persamaan senasib dan sepenaggungan saya dapatkan disana. Saya dibuat kaget ternyata kamar yang saya tempati terdiri dari orang-orang yang notabenenya dosen atau ingin melanjutkan beasiswanya di luar negeri. Menurut data orang-orang yang belajar di sana kebanyakan terdiri dari Mahasiswa atau alumni dari beberapa universitas negeri terkenal di Indonesia. Bahkan Univesitas Indonesia mempunyai program pada bulan Juli selama sebulan ke daerah ini untuk study tour bagi para mahasiswanya. Saya bertanya kepada seorang teman sekamar saya. mengenai program terbaik apa saja yang ditawarkan oleh Kampung Inggris. Lalu ia menjelaskan sceara detail mengenai program yang ditawarkan oleh beberapa lembaga kursus di sana. Ia menjelaskan dahulu Pare hanya ada satu lembaga kursus yang didirikan oleh Mr Kalend Osen yng benama BEC pada tahun 1977. Pada mulanya Mr kalend hanya mengajarkan secara gratis bahasa Inggris pada pemuda sekitar. Seiring perkembangannya pemuda-pemuda yang diajarkan oleh Kalend mendirikan kursus bahasa Inggris dan memodifikasinya ke dalam bentuk pondok yang disebut "Camp". Maklum wilayah ini masih kental dengan nuansa Islam. 

Di wilayah ini berdiri beberapa lembaga kursus bahasa Inggris:
1. Untuk Grammar Claass yang terkenal adalah ELFAST, Kreshna, SMART, Mahesa, BEC, Logico
2. Untuk Conversation Class yang terkenal adalah Daffodils dan Experd.


Lalu ia menjelaskan lagi tentang waktu tempuh dan program yang bisa diikuti oleh saya yang hanya mempunyai waktu empat bulan. Dia memamparkan untuk satu bulan lebih baik mengambil program di Kreshna, lembaga kursus ini terkenal detail dalam memaparkan program grammarnya. Kreshna mempunyai program grammar yang terkenal dengan 9 Helping dan Syntax Programnya. Satu Helping Program mempunyai waktu tempuh dua minggu dengan harga kursus Rp.60.000,-. Dia menekankan kepada saya untuk memadatkan waktu grammar saya. Selama satu bulan penuh saya akan disibukkan untuk belajar Grammar dan tiada waktu tanpa belajar. Mulai dari pembentukan kata Head dan Modifiier hingga sentence dan gerund saya pelajari. Sisanya kamu ambil 1/2 bulan untuk Helping Program 9. Disaat itu kamu bisa ambil kelas conversation - Step 1 di Daffodils di bulan kedua dan sisa dari Helping Program serta Syntax. Di bulan ketiga saya disarankan melanjutkan kembali kelas conversation - Step 2, serta Translate di kreshna kalau sempat kelas Writting di Elfast. Bulan keempat ambil Kelas TOEFL di ELFAST jangan ambil  kelas Preparation TOEFL karena program ini sama dengan kelas Grammar. Elfast adalah lembaga kursus yang dikenal bagus dalam Program TOEFL Testnya. Dalam sebulan penuh ia menghadirkan TOEFL TEST lebih dari 12 Test. Perhitungannya satu minggu ada 3 kali test dikali 4 minggu sama dengan 12 Test TOEFL. Belum lagi jika ada tambahan program test pada hari sabtu/ minggu. Disela-sela itu saya disarankan untuk mengambil Interview Class di EXPERD. Jadi di bulan keempat saya ambil tiga kelas yaitu TOEFL TEST, Interview Class, dan Listening di Daffodils.

Mengikuti saran teman, berikut program yang dijalankan oleh saya :
Dan dari data di atas saya akan rinci lagi mengenai biaya camp yang saya tempati. 
Bulan
Program
Rincian
Program
Waktu Tempuh
Harga
Pertama
Helping Program 1
Helping Program 2
Helping Program 3
Helping Program 4
Helping Program 5
Helping Program 6
Helping Program 7
Helping Program 8

Membahas keseluruhan Grammar mulai dari pembentukan Kata/ Word Order-Kalimat/ Sentence
2 minggu



2 minggu

1 program
=  Rp.60.000,-




Total
=  Rp. 480.000,-
Kedua
Helping Program 9



Syntax Class







( Dari HP 1 –HP 9, dan Syntax Program saya ambil semua Kreshna )

Speaking one Daffodils with              Mr Pepsi
Pembahasan lanjutan   Grammar Gerund dan To +

Infinitive
Pembahasan lanjutan   Grammar
Menjelaskan leih detail mulai dari Word Order/ Kelas Kata – Gerund dan To + Infinitive





Program lanjutan dari kelas Beginner
   2 minggu

  

1 bulan












1 bulan
= Rp. 60.000,-



= Rp.120.000,-












= Rp. 100.000,-



Total
= Rp. 280.000,-
Ketiga
















Translate Kreshna





Writting Elfast









Speaking Two
Daffodils – Mr Pepsi



Pemahaman lebih lanjut tentang arti bacaan dan pendifisian kedudukan kata per kalimat

Pemahaman lebih lanjut tentang metode menulis, Elfast dalam tulis menulis menggunakan metode BBI Expression yang terdapat pada kalimat.
Program lanjutan dari Speaking One yang  menekankan
kemampuan bicara 75 % menggunakan Bahasa Inggris

1 bulan





1 bulan









1 bulan




= Rp. 100.000,-





= Rp.140.000,-









= Rp. 100.000,-





Total
= Rp. 340.000,-
  Keempat
TOEFL Test ELFAST


















Listening Class
Daffodils







Interview Class
Experd
With Mrs Vivin


 Bedanya Preparation dengan TOEFL test (kedua program yang ditawarkan oleh ELFAST) adalah bahwa TOEFL test lebih menekan kepada latihan-latihan TOEFL, dan menurut saya kita akan lebih terbiasa untuk mengejarkan TOEFL. ELFAST dan Kreshna terknal dalam Grammar Programnya jadi kita hanya mereview saja semua program yang sudah kita dapati.

Program ini sangat membantu dalam pengerjaan TOEFL PBT karena TOEFL PBT terdiri dari tiga section yaitu Listening, Structure, dan Reading

Kelas ini dikhusukan bagi orang-orang yang mencari pekerjaan lebih baik.
1 bulan



















1 bulan








   1 bulan





= Rp .150.000,-



















= Rp.100.000,-








=Rp. 100.000,-





Total
= Rp. 350.000,-

Total 4 Bulan =
Rp. 1.450.000,-

2 bulan pertama saya ambil di Fast Camp
Sebagai informasi Fast Camp menawarkan program kelas BBI dan kelas Grammar. 
Kelas ini diadakan 1 jam dan berguna untuk merefresh kembali mengenai grammar kita.
Maklum Elfast adalah spesialisnya Grammar.
Biaya Camp Rp.120.000,- / bulan x 2 bulan = Rp. 240.000,- 

2 bulan terakhir saya khusukan untuk mempelancar lagi Conversation
Maklum setelah saya dipusingkan dengan Grammar saya ingin lebih santai dengan mengikuti kelas Conversation. Untuk Camp yang menawarkan program Conversation ada Emminence, Zeal, Global dan English First
Biaya Camp Rp. 150.000,-/ bulan x 2 bulan = Rp. 300.000,-

Sebagai tambahan camp yang menawarkan program Conversation lebih mahal karena waktu program lebih padat dari biasanya yang hanya dua program pada camp Grammar menjadi empat program pada camp Conversation.

Program ini diadakan empat kali sehari, yaitu:
Waktu sesudah  Shalat Subuh 1 jam = Vocabulary Program
Jam 10.00 - Jam 11.00                    =  Persentation Program
Waktu sesudah Maghrib 1 jam         = Debate and Discussion Program
Jam 20.00 - Jam 21.00                    = Telling Story and Drama Program
(Sebagai gambaran ketika saya mengikuti program di Zeal Camp).
mengenai program di camp-camp berbeda-beda tetapi secara umum terdapat gambaran yang sama.
Jadi Total keselurahan saya menginap selama empat bulan di dua camp itu adalah : = Rp.540.000,-

Biaya makan ketika itu sehari sekitar Rp 15.000,- .Termasuk makan tiga kali sehari dengan makan yang cukup enak. Pare adalah kota yang terkenal dengan makanan murahnya. Makanan di sana ada yang berkisar Rp 2.500,- waktu itu, tentu saja dengan kualitas beras yang lumayan enak. Maklum daerah ini juga terkenal sebagai lumbung padi di wilayah Jawa Timur. Dengan makanan 5.000,- sekali makan saya bisa mendapatkan makanan berupa Rawon dengan Daging, Ikan Bakar di Bali House, atau Ayam panggang di Pencel Pincuk Jl. Brawijaya. Sebagai tambahan untuk menyalurkan hobi nyanyi saya, saya juga sempatkan nyanyi di beberapa tempat yang terdapat live musicnya seperti di ROTI KITA, dan Bali House walaupun hanya berbayar Sepotong Roti dan Orange Juice di ROTI KITA atau Ikan Bakar dan Es Selasih di Bali House sudah senang rasanya, ya hitung-hitung Hang-Out juga bersama dengan teman-teman.
Rp 15.000,- / hari x 30 hari x 4 bulan = Rp. 1.800.000,-

Mengenai Transportasi, di daerah ini terdapat perseewaan sepeda onthel . Sepeda ini merupakan moda transportasi utama bagi para pendatang yang ingin kursus di wilayah ini. Maklum sepeda onthel digunakan untuk menjangkau satu tempat ke tempat kursus lainnya. Memang banyak juga para pendatang yang membawa sepeda motor sendiri. Tapi saya lebih nyaman menggunakan sepeda othel di samping untuk kesehatan (maklum sudah lama saya tidak gowes sepeda) juga secara geografis lokasi daerah ini mempunyai jalan yang sempit, jadi dengan sepeda kita bisa blusukan memasuki daerah satu ke daerah lainnya.

Harga persewaan sepeda 50.000,- / bulan untuk biaya pertama persewaan sepeda dikenakan biaya jaminan awal 50.000,-
Jadi total Rp.50.000 x 4 + Rp.50.000,- = Rp.250.000,-
Yang perlu diingat sepeda ini mempunyai harga jadi jangan sampai hilang, walaupun anda sudah membayar di depan Rp.50.000,-. Harga satu sepeda kisaran Rp 250.000,- Rp 450.000,- tergantung jenis sepeda.
Bagi para pendatang juga diperkenalkan untuk membeli sepeda dengan harga jual kembali berkisar Rp.50.000,- - Rp 100.000,-. Tapi mengingat dari segi ekonomis dan waktu di sana akhirnya saya memutuskan untuk memilih menyewa sepeda.

Yuk kita review biaya total anggaran selama empat bulan untuk mengikuti kursus di sana :
Biaya Total Kursus = Rp.1.450.000,-
Biaya Total Camp  = Rp.540.000,-
Biaya Total Makan = Rp.1.800.000,-
Biaya Total Sepeda = Rp.250.000,-
Jadi total seluruhnya adalah = Rp. 4.040.000,- , dengan perkiraan kamu membawa uang sekitar Rp.6.000.000,- untuk empat bulan kamu sudah bisa kursus di kampung Inggris. Termasuk biaya transportasi pulang-pergi, traveling sederhana, kebutuhan sehari-hari, dan pembelian buku.

Sepada merupakan moda transpotasi utama bagi para pendatang di Pare

Untuk mendukung program belajar, sempatkanlah membeli buku-buku kamus Bahasa Inggris, Grammar Karangan Betty S. Azhar, Longman, TOEFL karangan Longman, dan Thompson and Martinet. Sebagai tambahan buku-buku ini disebut buku Aspal Pare "Asli atau palsu" tapi kualitasnya tidak kalah bagusnya dengan buku asli. Buku TOEFL milik penerbit Longman yang biasa di jual Rp 120.000,- di toko buku di sana hanya di jual Rp 35.000,- ditambah CD bajakannya.... 

Sempatkanlah untuk mengunjungi situs-situs bersejarah di sana. Pare yang berarti "Paresinggahan" dalam bahasa Sansekerta Jawa, konon kabarnya merupakan  persinggahan raja-raja Mataram Kuno. Khususnya juga Pati Gaja Mada pernah bersinggah sejenak di wilayah ini. Gua dan Candi Surowono adalah bukti bahwa Raja-Raja Mataram juga membangun candi sebagai persinggahan di wilayah ini. Dengan mengunjungi tempat-tempat ini dalam mendukung program Travelling Sederhana serta wisata sejarah. Hanya cukup gowes sepeda sekitar 30 menit dengan uang masuk Rp.5.000,- di dua tempat tersebut kita dapat menikmati sensasi adrenalin  di Gua dan Candi Surowono. Sebagai informasi demi menjaga kebersihan dan lingkungan stalagnit dan stalaktit yang ada di gua tersebut jangan di rusak ya. Atau jika ingin berkeliling Kota Pare juga bisa. Anda tempat menarik yang bisa dikunjungi seperti Garuda Park, di akhir pekan terutama malam hari, Taman ini sangat ramai dikunjungi oleh para pendatang yang belajar Bahasa Inggris di Pare. Taman ini menawarkan aneka makanan dan jajanan. Saya biasanya menyempatkan untuk menikmati Teh Tarik dan Jagung Bakar khas Pare di tempat ini.

Bila ingin jauh tentu juga dengan biaya yang lebih besar Kalian dapat menikmati wisata-wisata lainnya seperti Pantai Sempu dan Kota Malang, Bromo, Bali, serta Lombok. Di Kampung Inggris banyak juga usaha travel yang berdiri secara hukum atau dadakan yang diadakan oleh lembaga-lembaga kursus tadi. Seperti saya, saya sempatkan untuk mengunjungi Pantai Sempu dan Malang bersama genk saya yang bernama "Laskar Babi" (mengenai pertemuan saya dengan Laskar Babi dan hal -hal gila yang saya lakukan, nanti saya akan jelaskan di lain waktu). Peminat dari Travelling Lombok dan Bali Tour biasa dilakukan oleh Mahasiswa Malaysia yang belajar di Pare. Saya juga bertanya-bertanya mengapa Mahasiswa Malaysia melakukan kursus di Pare, bukannya secara keseharian Bahasa Inggris di sana lebih bagus. Kata seorang Mahasiswa Malaysia di sana dalam pengucapan bahasa Inggris Indonesia dan Phillipines lebih diunggulkan. Makanya banyak mahasiswa Malaysia yang melakukan program tukar pelajar atau melanjutkan S2 nya di Universitas Negeri seperti Universitas Gajah Mada dan Universitas Airlangga yang menyempatkan belajar di sini.

Candi Surowono, Pare tempat persinggahan raja-raja di Jawa

Sebenarnya apa yang dikatakan oleh Tabloid ketika saya memutuskan untuk kursus di sini tidak selamanya benar. Contohnya tidak semuanya warga dalam hal ini menggunakan bahasa Inggris sebagai percakapan keseharian. Jika ada ya hanya seadanya (sebagai contoh "think cook-cook" = "berpikir masak-masak"). Ya harap dimaklum bahasa Inggris bukan sebagai bahasa ibu bagi Bangsa Indonesia. Istilah Kampung Inggris juga dirasa kurang tepat bila disematkan pada Pare. Memang pada mulanya Mr Kalend Osen sebagai pendiri BEC hanya mendirikan Lembaga Kursus Bahasa Inggris, akan tetap seiring perkembangan bukan hanya kursus bahasa Inggris saja tetapi banyak program yang menawarkan kursus lainnya seperti kursus bahasa Jepang, Arab, China, Korea bahkan komputer. Tentu saja dengan harga terjangkau. Hal ini karena hampir tiap meter dari rumah-rumah di daerah sekitar Desa Tulungrejo dan Palem mempunyai semacam Home Industry sendiri. Kalau tidak mendirikan kursus, ya mendirikan Camp, Toko Buku atau Kelontong, Internet hingga Factory Outlet.


















Terlepas dari pro dan kontra mengenai Kampung Inggris, saya rasa dapat dijadikan referensi untuk belajar sekaligus berwisata Sejarah dan Kuliner. (Kuliner di wilayah ini cukup menawarkan rasa yang lezat dengan harga yang terjangkau). Terlebih bila dilihat dari harga kursus dan biaya hidup yang murah bila dibandingkan kursus di lembaga kursus kota-kota besar, ditambah dengan program kursus yang lebih padat waktunya. Sebagai saran jika kalian ingin lebih berhemat lagi kalian dapat menjadi mentor di lembaga-lembaga kursus tadi dengan kompensasi berupa gaji atau biaya gratis kursus dan asrama. Tentu saja dengan syarat nilai anda harus bagus. Seorang dapat menjadi mentor apabila ia sudah lulus paling tidak Basic Grammar di berbagai tempat kursus tersebut. Maka dari itu sempatkanlah untuk kursus disini. "Pare adalah Mutiara dari Kediri".

Kembali Ke : Artikel


Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Travelling Kita

Comments
0 Comments
 
Copyright ©2015 - 2020 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA