indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Sabtu, 15 April 2017

Siapa Bilang Musik Kekinian Indonesia Jauh Dari Namanya Kualitas ?

Sabtu, 15 April 2017

Print Friendly and PDF


CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Siapa Bilang Musik Kekinian Indonesia
Jauh Dari Namanya Kualitas ?
Via : http://www.listchallenges.com

Sering banget lihat Komentar Para Netizen, di Youtube maupun Beberapa Portal Musik Indonesia, yang ngerasa bahwa Musik Zaman Sekarang berbeda dengan Musik Zaman Dahulu, yang serasa ngena di Hati ...

Katanya Musik Zaman Sekarang enggak ada bagus - bagusnya, dibandingin Musik Zaman Dahulu.

Coba aja lihat dari Lirik, dan Harmonisasi Lagu, nggak ada bagus - bagusnya !

Di mana intinya, Musik Zaman Sekarang, memang nggak ngena di Hati Mereka !

Anggapan (Stigma) itu memang ada benarnya, tapi nggak 100% benar.

Menurut Sepengetahuan Kami, Musik Kekinian Indonesia, masih dinilai layak, bahkan pada masa kini, Musik Indonesia sedang bangkit - bangkitnya, dan mengarah ke Kualitas Musik, yang baik ...

Meski diwarnai dengan Penjualan CD, yang seret, karena banyaknya Pembajakan, dan Download secara ilegal, tetapi nggak melunturkan semangat Para Musisi Indonesia dalam berkarya ...

Berikut Kami Hadirkan
Siapa Bilang Musik Kekinian Indonesia
Jauh Dari Namanya Kualitas ?

1. Say Goodbye
Era Musik Melayu ...

Via : https://www.youtube.com



Satu alasan, yang tepat bahwa Nuansa Musik Melayu telah hilang pada Musik Kekinian Indonesia.

Sekarang bukan zamannya lagi, Kamu denger Lagu Cinta Sendu Nan Mendayu Melulu dengan lirik puitis atau mungkin seadanya, yang sering dibawain oleh ST12, Kangen Band, and The Gank ...



Era dodol, dengan Fashion Ala Rocker, yang bisa dibilang kurang pas, jarang Kamu temui lagi pada Musik Kekinian Indonesia, saat ini.

Kalaupun ada Musisi Indonesia, yang mampu Eksis, dengan Genre ini, bisa dibilang jumlahnya makin dikit ...

Ngangenin Coy Lagunya !
Via : https://www.youtube.com/

Emang nggak dipungkiri Era Melayu bisa dibilang Paling Membumi, cocok dengan Kondisi Masyarakat Indonesia, yang sebagian besar suka Musik Dangdut, yang masih satu rumpun dengan Musik Melayu ...

Walaupun kalau dipikir, Musik Melayu juga nggak mewakili secara Keberagaman Musik Indonesia, karena lebih menekankan Karakter Musik Wilayah Asia Tenggara, seperti : Malaysia, Singapura, Brunei, dan Indonesia.

Tapi, di Era Internet sekarang ini, tahap demi tahap Masyarakat Indonesia, juga belajar untuk mencintai Musik Lainnya, di luar Genre Musik Dangdut, maupun Melayu.

Sehingga Kita bisa Say Goodbye dengan Musik Melayu !

2. Say Goodbye
Era Boy & Girl Band



Masih ingat setelah Era Musik Melayu mulai memudar, lalu muncullah Era Boy & Girl Band, yang bisa dibilang Katanya Jago Nyanyi maupun Ngedance ...

Munculnya Fenomena Boy, dan Girl Band di Tanah Air dimulai dari Beberapa Anak Alay Indonesia, yang suka dengan Penampilan Boy & Girl Band Korea Selatan, kaya Suju, SNSD, maupun EXO.


Lalu diantara Para Musisi Indonesia, ada yang coba manfaatin Moment ini, untuk mengangkat kembali Citra Boy & Girl Band Indonesia, yang jago nyanyi ditambah negdance mirip Artis K - Pop Idaman Mereka.

Tapi apa boleh buat, ini bukan zamannya lagi Trio Libels, Cowboy, Rida Sita Dewi (RSD), hingga AB Three ?

Secara dari Segi Kualitas, Vokal Mereka, pastinya lebih unggul ketimbang Boy, and Girl Band, yang Booming di Era 2010 - an, yang kebanyakan hanya bermondal tampang dengan muka unyu - unyu, Minim Kualitas, dan sedikit Ngedance ...

You Know Me, So Well Lah !

Dibuat rame - rame juga bukan tanpa sebab ?

Mungkin maksudnya biar nggak ketahuan, mana yang rada Pitchy (Fals) atau Salah Narinya ...

Padahal kalau dipikir, makin rame, bukan makin susah ya ?

Terutama Pembagian Suara, dan Harmonisasinya ...

Termasuk juga Pembagian Honor Manggung kale ...

Masa, yang dijual cuman tarian, padahal Mereka kan masuk di Industri Musik ?

Jadi deh Mereka gugur satu per satu !


Via : https://www.youtube.com

Sepertinya cuman JKT 48, Girl Band Franchise Made In Japan, yang Personilnya gonta - ganti, dengan Jumlahnya Bejibun sedikit mampu bertahan di Belantika Musik Indonesia.

Selebihnya Kamu lihat aja sendiri Boy & Girl Band kaya : SMASH, 7 Icons, Cherrybelle, bahkan Cowboy Junior, apa pernah ngeluarin Single Baru lagi ?

3. Munculnya Generasi Penyanyi Solo Terbaik ...

Masa Boy & Girl Band memang telah berakhir.

Ini masa bagi Kalian dengerin Musik Berkualitas, lewat Penyanyi Terbaik Indonesia, saat ini.

Sejumlah Musisi Indonesia, kaya Tulus, Afgan, Sandy Sandoro, Adera, Kunto Aji, Teza Sumendra, Rendy Pandugo, Rizky Febian, Raisa, Isyana Sarasvati, Yura Yunita, Maudy Ayunda, makin memperkaya Khazanah Musik Indonesia.

Kebanyakan Mereka datang dari Latar Belakang (Background) Orang Berada, jadi ya bisa dipastiin, kalau Mereka juga nggak tanggung untuk belajar di Sekolah Musik Terbaik, baik di Indonesia maupun Luar Negeri ...

Hasilnya :

Mereka dekat dengan, yang namanya Kualitas.

Beberapa Lagu Mereka juga banyak, yang disukai oleh Orang Luar, karena liriknya banyak, yang dibuat pake Bahasa Asing (minimal Bahasa Inggris).



Via :https://www.youtube.com/

Ya, Kalau dibilang di Era Musik Masa Kini, Musik Kekinian Indonesia jadi lebih Internasional !

4. Selamat Datang
Musik EDM, RAP dan Akustik Minimalis
Di Era Musik Kekinian Indonesia

Via : https://www.ste-michelle.com/

Nggak zamannya lagi Kamu denger Lagu Sendu Cengeng Nan Melayu, dengan Isi Cinta Melulu atau lihat Penampilan Aksi Alay Boy & Girl Band Indonesia.

Musik Kekinian Indonesia, lebih dekat dengan Electronic Dance Musik (EDM), RAP - Hip Pop, hingga Akustik Minimalis.

Midnight Quickie - Musisi EDM Kekinian Indonesia
Via : http://www.digilive.co.id

Musik EDM, yang dipelopori oleh Generasi Musisi EDM Masa Kini. Seperti : Angger Dimas, Winky Wiryawan, Midnight Quicky, hingga Soundwave (Jevin Julian & Rini Wulandari), makin membuka jalan bagi berkembangnya Genre ini di masa kini.

Terlebih dengan adanya Acara The Remix di Net TV, membuat Euphoria Era Musik Kekinian Indonesia oleh Para Pendengar Musik ini, makin kerasa.

Di mana biasanya Mereka adalah Anak Muda Indonesia, yang punya sikap Energik, Kreatif, dan selalu Positif untuk menatap Masa Depan Negeri Ini Lebih Baik ...

Memang harus diakui :

Banyak Penikmat Musik Indonesia, yang beranggapan bahwa : Musik EDM, yang biasa digunakan buat Acara Dugem, dan hura -  hura, Musiknya kurang ngena di Hati Pendengar, jika harus menjadi Trend, untuk Musik Kekinian Indonesia.

Padahal Kita sama tahu bahwa :

Musik, yang biasa dibawakan oleh Para Disc Jockey ini, susahnya minta ampun, bila harus di Racik (Match Up) dengan memadukan antara Lagu Satu, dengan Lainnya, agar nampak Enak didengar

Para Disc Jockey Indonesia masa kini, juga nggak hanya coba nyampur lagu, kaya buat Acara Dugem Masa Lalu, tetapi jauh dari itu, Mereka juga belajar cara Buat Lagu, yang Enak, dan bisa diterima oleh Pasar Musik Indonesia.

Maka jangan heran, jika Para Disc Jockey ini, juga mampu mainin alat musik lainnya (seperti : Piano, Guitar, hingga Drum).

Tentu saja, selain Mereka piawai mainin Piringan Hitam hingga Aplikasi Via Laptop, yang biasa Mereka bawain.

Penguasaan Partitur, Chord, hingga Tangga Nada Lagu, wajib dimiliki oleh Para DJ.

Jadi bisa dibilang Mereka, nggak asal saat meracik maupun membuat Lagu ...

Young Lex - Rapper Kekinian Indonesia
Via : http://maranathapuspa.blogspot.co.id

Lain halnya dengan EDM, Rap Music, dan Bentuk Turunannya “Hip - Pop” ternyata juga mewarnai Blantika Musik Kekinian Indonesia.

Biasanya Mereka menyuarakan tentang Fenomena Sosial, yang kerap terjadi di Indonesia.

Di Era kini, Musisi Rap, juga ada yang dapat memadukan dengan Musik Etnik Khas Indonesia.

Sebut saja Bondan Prakoso & Fade 2 Black, Young Lex, Rich ChiggaJ - Flow, hingga Saykoji, dan Iwa K adalah : Beberapa Bukti Eksistensi Musisi Rap pada Musik Kekinian Indonesia.

The Overtunes - Perintis Akustik Minimalis Indonesia
Via : http://www.bintang.com

Beda lagi dengan EDM, dan Rap Music,

Bentuk Anti Klimaks, sengaja dihadirkan pada Genre Akustik Minimalis, di Era Musik Kekinian Indonesia.

Sentuhan Musik dengan Iringan Guitar Kustik, Piano, Drum hingga Cajon, biasa dihadirkan oleh Para Musisi Indonesia Masa Kini.

Biasanya Mereka perform di Kafe Romantis Terbaik Indonesia, dengan iringan itu.

Bahkan adapula, yang berhasil membawakan Penampilannya, dari sebelum terkenal hingga menjadi terkenal Via Youtube, sehingga ada istilah Artis Youtube ...

The Overtunes, Hivi, RAN, Tulus, bahkan jauh sebelumnya Maliq & D'Essentials adalah Pelopor Aliran ini untuk beberapa Single Hits Mereka !

5. Sebenarnya Merekalah Paling Dekat 
Dengan Era Nuansa Musik 80 - 90an


Dengerin Alasan Armand Maulana Come Back Solo Album !
Via : https://www.youtube.com

Kalau diantara Kalian, yang merindukan denger Suasana Lagu 80 - 90an, ini adalah saatnya !

Percaya Enggak Percaya, Musik Kekininan Indonesia, bisa dikatakan paling dekat dengan nuansa itu.

Di mana pada Masa itu (Era 80 - 90an), Musik Indonesia bisa dikatakan paling berkualitas dari Segi Lirik, dan Harmonisasi Lagu.

Masih mempunyai Benang Merah, yang sama, Nuansa Pop, yang rada Jazzy, R&B, hingga Genre Black Music, kembali hadir pada Musik Kekinian Indonesia.

Maka nggak heran, kalau beberapa Musisi Indonesia, yang hidup di masa itu, kembali Eksis di Era Kini.

Beberapa diantara Mereka, ada yang sengaja berkolaborasi dengan Musisi Indonesia saat ini.

Punya Benang Merah Sama, Finally Mereka Buat Kolaborasi
Via : http://ticket.cognitix.id

Sebut saja : Kahitna, yang bergabung dengan RAN menjadi KahitRan.

Musisi Indonesia, seperti : Indra Lesmana, Armand Maulana, Glen Fredly, Marcel, Tompi, Rossa, Anggun, Agnez Mo, Kahitna hingga Sederet Musisi Baru Indonesia : Payung Teduh, Fatin, Indah Nevertari, Yuka Tamada, dan Gamaliel, Audrey, Cantika (GAC), diprediksi masih bertahan, dan bakal memperkuat Nuansa Musik Kekinian Indonesia.

Jadi :
Siapa Bilang Musik Kekinian Indonesia
Jauh Dari Namanya Kualitas ?

Kembali : ARTIKEL
Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Ensiklopedi Indonesia


Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>



Traveling Kita

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Copyright ©2015 - 2017 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA