indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Senin, 20 Maret 2017

Ketika Bunderan Taman, Tak Lagi Menjadi Taman !

Senin, 20 Maret 2017

Print Friendly and PDF

CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Ketika Bunderan Taman,
Tak Lagi Menjadi Taman ! ...


 “ Kangen banget lihat Barisan Burung Bangau berjejer
 di Hijaunya Pematang Sawah, atau minimal 
dengar Kicau Burung Bersuara Merdu menyambut Pagi, yang cerah
di Bunderan Taman, Serayu Madiun,
jadi Rindu ½ Mati Rasanya
Penulis


Ekspresi Kangen itu, mungkin ada di sebagian Kita, yang notabenenya memang Warga Kota Madiun ...

Bunderan Taman dalam beberapa tahun belakangan ini, memang nampak beda, bisa jadi nggak seperti dulu lagi ...

Coba saja Kamu bandingkan dalam 5 tahun ke belakang !

Suasana Asri, dengan Pepohonan, yang rindang lambat laun mulai terkikis, dengan hadirnya beberapa Tempat Hunian, Rumah MakanTempat Nongkrong, yang katanya Bisa Dibilang Asyik bagi Warga Kota Madiun, hingga Kantor Instansi Pemerintahan.

Ketersediaan Lahan Pertanian, yang menjadi Penghias, atau mungkin Sebagian Identitas kenapa Daerah ini dinamakan Bunderan Taman, sedikit demi sedikit mulai berkurang.

Salah Satu Sebab, Kenapa Daerah Ini Dinamakan Taman !



Taman memang  sebuah  Kecamatan di Kota Madiun, dan Kantor Kecamatan itu, tepat berada di Bundaran Taman, akan tetapi banyak Warga Kota, yang beranggapan bahwa kehadiran Lahan Sawah, yang cukup luas dahulu, juga menjadi penanda kenapa Daerah ini dinamakan Bunderan Taman.





Menurut Data, yang Kami kutip :

Pengurangan Ketersediaan Lahan Pertanian di Kota Madiun selama enam tahun terakhir mencapai 57 Hektar dari total lahan produktif sebanyak 1.097 hektar menjadi 1.040 Hektar.

“Dari tiga kecamatan se Kota Madiun, laju penyusutan lahan terbesar berada di wilayah Kecamatan Manguharjo, yang digunakan untuk pembangunan Pergudangan maupun Perumahan, akan tetapi untuk Kecamatan Taman, wilayah, yang paling banyak berkurang berada di Kawasan Bundaran atau Sepanjang Jalan Taman Praja” ungkap Agus Haryanto, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan Dinas Pertanian Kota Madiun.

Sumber :
http://rri.co.id/madiun/post/berita/342224/daerah/lagi_lahan_produktif_di_kota_madiun_terus_berkurang.html

 Luas Area Pertanian, Yang Masih Tersisa 
Di Sisi Kanan Dan Kiri Jalan Taman Praja - Bunderan Taman Serayu, Kota Madiun.



Memang Kita tidak dapat memungkiri, dalam beberapa tahun belakangan ini, laju investasi, yang masuk di Kota Madiun tidak dapat dibendung, dan ini juga menjadi penyebab, kenapa harga tanah di sekitar Daerah Kota Madiun menjadi mahal.

Sehingga banyak Para Pemilik Sawah, maupun Lahan Produktif, yang menjual Tanah Mereka untuk dijadikan Perumahan, Pertokoan, maupun Area Bisnis.


Terlebih Kita juga tidak tahu seperti apa Rencana Pengembangan Ke  Depan, yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun dalam melakukan Penataan Kotanya.

Akan tetapi, menurut hemat Kami, jika itu tidak dibarengi dengan memperhatikan Pembangunan, yang berkelanjutan serta menyertakan Keseimbangan Lingkungan (sustainable development), bukankah akan menjadi sia - sia ?

Coba Renungkan Apa Pemicu Banjir Belakangan Ini ?
Via : https://web.whatsapp.com/

Hasilnya :

Banjir beberapa waktu lalu di Kota Madiun, bukan tanpa sebab.

Selain Faktor Drainase, yang kurang baik, berkurangnya Ketersediaan Lahan Terbuka, juga menjadi Penyebab, kenapa Kota Madiun sering dilanda Banjir belakangan ini.

Bukan hanya itu, 

Kamu juga akan jarang melihat Barisan Burung Bangau, yang kerap nangkring di Pematang Sawah, ketika musim hujan, maupun mendengar Kicau Burung Bersuara Merdu ketika melewati Daerah ini ...

Kondisi Seperti Ini, Makin Jarang Ada, 
Saat Kamu Jalan Santai Minggu Pagi Di Bunderan Taman
Via : http://www.skyscrapercity.com/

Kondisinya juga menjadi 11/12, saat Kamu coba jalan pagi untuk sekedar menikmati Event Mingguan di tempat ini.

Berasa banget gerahnya, walaupun hanya Jalan Santai sebentar menyusuri Daerah Bunderan hingga Taman Praja di Pagi Hari, dijamin makin panas dengan berkurangnya Pepohonan Rindang di tempat ini.

Nikmati Perjalanan Kekinian Anda Dengan Kami
- Senopati Tour Madiun
Lihat Lebih Lengkap>>>



Bunderan Taman, Perintis Car Free Day PertamaKota Madiun
Via : http://www.panoramio.com

Padahal Kita tahu sebelum ada Car Free Day di Jalan Pahlawan, titik kumpul pertama Warga Kota dalam Berolahraga, Berwirausaha, sekaligus Incip Kuliner ada di tempat ini.

Daerah ini, bisa jadi Perintis adanya Car Free Day Jalan Pahlawan ...




Pembangunan DPRD Kota Madiun, Yang Dibiarkan Mangkrak

Ironi bukan ?

Tempat, yang seharusnya Asri, dan Sejuk secara perlahan, dan pasti mulai berkurang, dan seakan punya kesan Gersang, dengan hadirnya Beberapa Pembangunan Hunian, Sekolah, Tempat Usaha, maupun Kantor Pemerintahan, yang tak kunjung rampung.

Salah Satu Tempat Nongkrong, Yang Katanya Asyik !

Bunderan Taman, memang tak lagi menjadi Taman  ! ...

Pemerintah Kota harus mulai memikirkan Penataan Daerah ini, agar mampu bersinergi, baik dari Pembangunan maupun Penataan Kawasan, yang terkonsep.

Tanpa harus melakukan Penebangan Pohon, maupun meminimalisir Ketersediaan Lahan Pertanian, yang digunakan untuk Keperluan Bisnis Semata.

Sebab sebagian dari Kita pasti ada, yang rindu dengan Suasana Bunderan Taman, lima tahun ke belakang, lalu.

Olahraga Pagi At Bunderan Taman, Madiun
Via : http://www.panoramio.com

Di mana dahulu, Beberapa Penyelenggaraan Acara acap kali dilakukan di tempat ini.

Baik itu Jalan Santai, Senam Bersama, hingga Event Olahraga lainnya.

Diperlukan Kesadaran Kita Bersama 
Agar Kawasan Ini Menjadi Asri Seperti Sedia Kala ...

Terlebih melihat Suasana Padatnya Jalan Bunderan Taman Serayu, jujur, sekarang ini dirasa tampak kumuh, dengan Kehadiran Beberapa Tempat Nongkrong, yang katanya Asyik, makin memperparah suasana daerah ini, sehingga tampak tidak asri lagi.

Kehadiran Tempat Usaha memang diperlukan, agar suatu Daerah mampu berdiri secara Mandiri, namun harus tetap memperhatikan Pembangunan, yang berkelanjutan dengan menyertakan Keseimbangan Lingkungan (sustainable development)

Sekali lagi Kita harus bersama - sama memikirkan hal ini.

Agar Bunderan Taman tetap Asri, tetap menjadi Salah Satu Titik Kumpul Favorit Para Warga Kota, yang ingin menghabiskan waktu Mereka di Akhir Pekan.

Via : http://www.skyscrapercity.com/

Hingga akhirnya Kita bisa berkata ...
Bunderan Taman, tetap menjadi Taman ...

Kembali : ARTIKEL
Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Ensiklopedi Indonesia



Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Traveling Kita

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Copyright ©2015 - 2017 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA