indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Rabu, 15 Juni 2016

Pencabutan Izin Siar Saluran Televisi MNC Group pada TV Kabel, Akankah Pelanggan Kota Madiun Beralih Ke TV Berlangganan Lainnya ?

Rabu, 15 Juni 2016

Print Friendly and PDF


CONTRIBUTOR
PANGKI PANGLUAR

Pencabutan Izin Siar Saluran Televisi MNC Group Pada TV Kabel, Akankah Pelanggan Kota Madiun Beralih Ke TV Berlangganan Lainnya ?
Sore Kemarin tepatnya, Saat Saya hendak mencoba membuka Saluran Televisi (Channel) di TV Kabel Berlangganan, ada sesuatu yang aneh bin janggal, di layar Televisi. Di mana lain dari biasanya, ketika Saya membuka Saluran Televisi (Channel) tampak di  Layar RCTI, Global TV, MNC TV, dan Channel Milik MNC Group lainnya, hanya tertera sebuah Tulisan Pengumuman dengan latar Belakang Putih (Background), yang isinya mengenai :

Pemutusan Izin Siar, mulai tanggal 15 Juni 2016, oleh Pihak MNC Group selaku pemegang Tayangan Televisi untuk RCTI, Global TV, dan MNC TV.

Ditambahkan lagi, bagi Para Pelanggan dapat melihatnya melalui Antena UHF maupun Berlangganan Indovision, serta jika ingin melakukan Pemasangan Antena UHF, Pihak Madiun Rafi Vision selaku Pengelolah TV Kabel, bersedia untuk membantu, dengan catatan Antena UHF disediakan oleh Pelanggan.

Tentunya untuk sebagian Pelanggan yang notabanenya Warga Kota Madiun, ada yang Kecewa, maupun biasa saja, dalam menanggapi Informasi tersebut. Mungkin juga termasuk Saya (Penulis), yang menanggapi hal ini dengan nada datar.




















Kenapa Saya bersikap demikian ? Tentunya juga disertai alasan  :

















1. Berlangganan TV Kabel Madiun masih dinilai Murah, dengan Kualitas Tayangan yang juga memang tidak kalah menarik.
Dengan Biaya Rp. 45.000, -/ Bulan, Kita sudah dapat menikmati tayangan Televisi Dalam, dan Luar Negeri. Terlebih Pelanggan juga dapat memPararelkan Televisi Kabel ini dengan Tambahan Biaya Langganan sebesar Rp. 10.000,-/ Bulan, untuk setiap penambahannya, ditambah Biaya Pemasangan (Instalasi), sebesar Rp. 50.000,- setiap unitnya.

Meskipun dengan catatan, memang ada Kekurangan, yang harus dibenahi, seperti :
Kualitas Gambar yang kadang tidak jernih.
Sering Putusnya beberapa Saluran Televisi (Channel), jika Kondisi Cuaca Buruk, seperti Hujan Lebat, Angin Kencang, hingga Petir.
Bergantinya Saluran Televisi, tanpa ada konfirmasi lebih lanjut, terutama mengenai beberapa Saluran Televisi Luar Negeri.

Namun hal ini masih menjadi maklum bagi Saya atau sebagian besar Pelanggan di Kota Madiun, mengingat terjangkaunya harga yang ditawarkan.

Sehingga Prinsip “Ada Uang, Ada Barang, Ada Uang, Ada Kualitas”, menjadi Penentu TV Kabel Berlangganan ini, yang terkadang mengalami Masalah (Trouble).

2. Media dalam menerima Informasi, satu – satunya bukan hanya dari Televisi.
ppp
Media Internet Solusi Cepat, Tepat, Akurat, dalam memperoleh Informasi

Mungkin bagi Saya (Penulis), atau Orang yang bekerja di Kantor, Koneksi Internet dinilai menjadi Media yang Cepat, dan Akurat dalam mengakses Informasi. Bahkan penyampaian Informasi ini, dinilai lebih cepat dari Media Apapun untuk saat ini.

Penyampaian Informasi, yang cepat dan akurat itu, dapat Kita terima bukan hanya di dalam Negeri, Informasi di Belahan Dunia, bisa mudah diterima dengan Internet.

Coba lihat beberapa waktu lalu, mengenai Bom Sarinah Thamrin ?

Peran Netizen Di Medsos


Penyampaian Informasi melalui Peran Netizen dalam Jurnalisme Warga (Citizen Journalism), lewat postingan Mereka di Media Sosial (Medsos), lebih cepat sampai, dibandingkan Siaran Televisi, yang Crewnya harus terjun ke lapangan terlebih dahulu, hingga hasil laporan yang terkadang mengalami Pengeditan.

Dan Saya (Penulis), Jujur lebih memilih (Prefer), untuk memakai Akses Internet, dibandingkan melihat Tayangan di Televisi, yang terkadang dibumbui dengan Isi Muatan (Content) tayangan yang tidak berkualitas.


















3. Tayangan Televisi Terbaik Milik MNC Group, Bukan Salah Satu Yang Terbaik.
Setiap Orang Boleh Berpendapat, dan ini Pendapat Saya (Penulis) :

Jujur, dari segi Isi Muatan (Content), beberapa Stasiun Televisi Milik MNC Group, bukan salah satu yang Terbaik. Dilihat dari Program Acaranya yang terkesan Monoton, dan menampilkan Kehidupan Materialisme untuk beberapa Sinetronnya, Talkshow hingga Acara Musik yang terkadang disertai dengan Lawakan yang tanpa Batas atau Etika, dan tak jarang menimbulkan Kontroversi di tengah Masyarakat, menjadi alasannya.

Lihat saja Program Acara DahsyatEdisi Bebek Nungging !

Saya rasa masih banyak Saluran Televisi yang lebih Kece. Salah satunya Mungkin NET TV, yang menghadirkan Isi Muatan (Content) Tayangan yang Kece, Mendidik, Bermutu, dan Inspiratif. Atau Stasiun Televisi Berita Metro TV, yang menghadirkan Tayangan Berita Akurat, dan Terpercaya. Pelopor Stasiun Televisi Berita Pertama Di Indonesia.

Belanja Indonesia
Lihat Lebih Lengkap>>>









4. Kekecewaan Saya Secara Pribadi Sebagai Pelanggan Indovision.
Sudah hampir Tujuh Tahun Kami (Saya, dan Istri) berlangganan Televisi Satelit ini. Namun alasan kenapa Saya akhirnya memutuskan untuk lebih memilih berlangganan Televisi Kabel adalah dinilai menjadi hal yang tepat bagi Kami, ketika :

Iuran Langganan yang dinilai tinggi sekitar Rp. 169.000,-/ bulan untuk Paket Termurah
Tidak selamanya Siaran Satelit Berlangganan ini, tampil Prima. Ketika ada Cuaca buruk, yang disertai Hujan, Angin, dan Petir, beberapa Saluran Televisi maupun keseluruhan, juga sering mengalami gangguan.
Di awal tahun biasanya Ada Bonus Nonton Gratis bagi Semua Pelanggan untuk menonton Seluruh Saluran (Channel) di Indovison, dengan Paket yang dipilih sebelumnya. Contohnya Ketika Saya memilih Paket Rp. 169.000,- / bulan, di Awal Tahun, semua Saluran (Channel) Televisi di Satelit Berlangganan ini dibuka semuanya, sehingga Pelanggan dapat menonton keseluruhan Saluran (Channel) di Indovison.

Entah kenapa sejak, dua tahun terakhir, sebelum Kami, akhirnya memutuskan untuk memilih berlangganan TV Kabel, Channel yang dibuka keseluruhan itu, sering mengalami Gangguan (Trouble). Kesannya Jadi Tidak Ikhlas, untuk memberikan Edisi Bonus Gratis Nonton Semua Channel di Awal Tahun. Di mana Pelanggan dijanjikan dapat menonton semua Saluran Tayangan Televisi di Satelit TV berlangganan ini selama sebulan.

Saya sempat mengadu pada Pihak Costumer Service, namun beberapa kali responnya kurang tanggap. Di mana, Pihak Teknisi, katanya berasal dari Surabaya, sehingga harus menunggu 1-2 hari, dan sebagainya.

Padahal jika mau diingat, Kami sebagai Pelanggan sudah hampir Tujuh Tahun, memakai Satelit TV Berlangganan ini. Sehingga wajar seharusnya Keluhan Kami sebagai Potential Costumer, harus segera ditanggapi, dan bukan malah sebaliknya.

Seakan tidak dihargai, Itulah salah satu alasan, kenapa akhirnya Kami memutuskan untuk berlangganan TV Kabel.

Jika mau berpikir bijak, seharusnya MNC Group selaku Pihak Pengelolah Stasiun Televisi RCTI, Global TV, dan MNC TV, tidak perlu melakukan Pencabutan Izin Siar di TV Kabel.

Sebab Ketiga Stasiun Televisi ini, bersifat Televisi Umum, dimana tidak perlu menggunakan TV Berlangganan, cukup dengan memasang Antena UHF, Masyarakat sudah dapet menontonnya.

Hal ini akan menjadi beda, jika TV Kabel menyiarkan acara khusus dari MNC Group, yang hanya bisa dilihat dengan Satelit TV Berlangganan Indovision, dan Oke Vision, Seperti : MNC Bussines, MNC News, dan MNC Entertainment, dengan Isi Muatan (Content), secara Jujur, cenderung diulang.

Seharusnya ini menjadi Posisi Tawar Menawar yang baik (Bargain Position) untuk Kepentingan Pihak MNC Group, dan Masyarakat Madiun yang berlangganan TV Kabel, dalam memperoleh Informasi.

Terlebih Hak Memperoleh Informasi juga diatur dalam pasal 28F Undang Indang Dasar 1945, yang berbunyi :

Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.

Sesuai dengan Tujuan Negara yaitu Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Coba lihat NET TV, sebagai Stasiun Televisi Masa Kini, Televsi ini membuka Akses seluasnya mulai dari Media Televisi, hingga Internet, pada Situs (Website) nya, agar dapat menjangkau Seluruh Masyarakat Indonesia, dan Dunia. Beberapa tayangan yang belum sempat ditonton, Masyarakat dapat melihatnya baik di Situs (Website) milik NET TV, maupun Kanal NET TV di Youtube.

Hal ini juga dapat menjadi indikator keberhasilan Tayangan Televisi, dengan jangkauan agar dapat ditonton oleh Masyarakat secara luas. Apakah Tayangan Televisi ini digemari atau tidak ?

Bagaimana Program Acara tersebut mau digemari, jika pemutusan Izin Siar dari Saluran (Channel) Televisi Milik MNC Group (RCTI, Global TV, MNC TV) pada TV Kabel Madiun terjadi ?

Mengingat hampir sebagian besar Warga Kota Madiun, kini beralih berlangganan ke TV Kabel, tentunya akan mengurangi Jumlah Penonton di Indonesia, bagi Acara Unggulan yang dihadirkan Ketiga Stasiun Televisi Tersebut. Rating Acaranya Pasti Turun Bukan ?

Kita tidak memungkiri, Satelit Televisi Berlangganan (Indovison, dan Oke Vision), yang dikelolah oleh MNC Group, merasa kehilangan Pangsa Pasarnya untuk wilayah Kota Madiun. Banyak Masyarakat yang notabanenya Pelanggan Satelit Televisi ini, maupun lainnya, pada akhirnya memilih berlangganan TV Kabel.

Sebagai Pesaing (Kompetitor), seharusnya Mereka memilah mana yang boleh mana yang tidak dalam memberikan Izin Siar. Terlebih jika itu disampaikan dalam konteks agar Masyarakat dapat menerima Informasi.

Rezeki Itu Nggak Akan Kemana – Mana, Sudah Ada Yang Ngatur, Asal Kita Mau Berusaha dan Berdoa


Isu Seputar TV Kabel yang dinilai Ilegal dari Izin Operasional maupun Pemasangan (Instalasi) yang menumpang pada tiang Telkom, dan PLN, beberapa waktu lalu memang sempat dibicarakan :

"Memang ada beberapa hal yang perlu kita tertibkan. Seperti jaringan yang mereka pergunakan. Karena saya melihat ada yang nempel di tiang Telkom, ada yang nempel di tiang PLN. Makanya akan kita komunikasikan juga dengan Telkom dan PLN. Selain itu dari sisi pemasangan kabel kan juga nggak rapi," Menurut Ketua Komisi II DPRD Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusanto.

Link :
http://realita.co/index.php?news=Dewan-Pertanyakan-Izin-TV-Kabel-Madiun-Rafi-Vision~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b812982962d64352d47ddb8a0d5ff8b84bd033caf1

Ada baiknya, menjadi pertimbangan bagi Madiun Rafi Vision sebagai Pihak Pengelolah TV Kabel, mengurus segala Perizinan, yang berkaitan dengan Pemasangan Jaringan TV Kabel, hingga Izin Operasional kepada Pihak Pemerintah Kota Madiun, sehingga dapat dikatakan Legal.

Perbaikan Layanan dan Fasilitas Tayang, hingga Tampilan Gambar dengan Resolusi Jernih, seharusnya menjadi perhatian Pihak Pengelolah TV Kabel. Sehingga Bukan Hanya Murah dan Resmi (Legal), tetapi pastinya lebih dicintai oleh Pelanggan.

Sehingga Akankah Kamu Berpaling Ke TV Berlangganan Lainnya ?

Create your own user feedback survey

Kembali : ARTIKEL
Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia

Ensiklopedi Indonesia



Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Traveling Kita

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Copyright ©2015 - 2017 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA