indonesaEnglish
GIIIPPPPPPPPPPPP

Selasa, 01 Maret 2016

Stasiun Palmerah

Selasa, 01 Maret 2016

Print Friendly and PDF

Gambaran Umum

Stasiun Palmerah (PLM) merupakan sebuah stasiun kereta api yang terletak di jalan Gelora. Hampir semua kereta api berhenti di sini. Stasiun ini sebelumnya mempunyai 4 jalur kereta api, namun sekarang berkurang menjadi 2 jalur. Kini stasiun ini telah diperluas dan mempunyai 2 lantai.

Sejarah

Stasiun Palmerah, Jalur kereta api Palmerah mulai beroperasi pada periode 1899 – 1900. Pembukaan jalur kereta api itu adalah pengembangan jalur kereta api atau trem uap dari Batavia menuju Tangerang dengan cabang dari Djembatan Doewa menuju Palmerah. Jalur trem uap menuju Palmerah melewati beberapa halte, yaitu halte Gang Chaulan, halte Djati Lama, halte Pekembangan, dan halte akhir Palmerah. Dari titik koneksi utama sampai titik akhir di halte Paal Merah, jalur trem uap itu membentang sepanjang 8.49 kilo meter.Dengan dibukanya jalur trem uap Palmerah, arus transportasi dari tengah kota Batavia mulai terhubung menuju pinggiran kota di Kebayoran.

Sejak akhir abad ke-19 itu, kondisi lalu lintas dari pusat kota Batavia menuju Palmerah sangat ramai dipenuhi para pelawat yang hilir mudik silih berganti. Dari mulai pejalan kaki, pemikul, sado, kargo kereta berkuda, juga kendaraan roda empat terus melewati jalur ini untuk berbagai keperluan, yang terutama perdagangan.Menurut informasi para pedagang Cina, beberapa komoditas yang beredar di wilayah itu antara lain adalah beras, gabah dan padi; ikan kering, minyak tanah, kacang, tepung, mengkudu, bawang, kopi, gula, nila, gambir, babi, minyak, kain cita, kain batik, kayu bakar, sabun, topi jerami, kapur, pasir, batu-batuan, dan semen.

Oleh karena itu untuk melayani kebutuhan transportasi di jalur Batavia – Kebayoran, pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan Besluit No. 4 tanggal 24 Januari 1891 yang memberikan konsesi untuk pembangunan dan pengoperasian trem uap di Residensi Batavia dengan ketentuan antara lain trem digunakan untuk pengangkutan orang dan barang, lebar spoor 1.067 mili meter, dan pemerintah memberi jaminan modal sebesar 15.000 gulden. Salah satu jalur kereta api yang beroperasi pada awal abad ke-20 dan masih bisa kita gunakan hingga saat ini.

Kereta Api
- KRL Commuter Jabodetabek tujuan Serpong, Parung Panjang, Tanah Abang.
- Rangkas Jaya tujuan Rangkasbitung dan Tanah Abang (Berjalan Langsung).
- Banten Ekspres tujuan Merak dan Jakarta Kota.
- Langsam tujuan Rangkasbitung dan Jakarta Kota.
- Patas Merak tujuan Merak dan Jakarta Kota.

Angkutan Umum
- Mikrolet M09 ke Tanah Abang (via Permata Hijau)
- Mikrolet M09A ke Tanah Abang (via Pos Pengumben)
- Kopaja B86 ke Kota (via Pondok Indah - Slipi - Grogol - Angke)
- DAMRI ke Lebak Bulus (via Tol Sediyatmo - Kebayoran Lama - Pondok Indah)



















STASIUN TERKAIT

Lokasi


Link :
https://id.wikipedia.org/wiki/Stasiun_Palmerah

Kembali : STASIUN


Terkini Indonesia

Terbaik Indonesia


Belanja Indonesia Lihat Lebih Lengkap >>>




Traveling Kita

Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Copyright ©2015 - 2018 THE COLOUR OF INDONESIA. Designed by -Irsah
Back to top
THE COLOUR OF INDONESIA